JAKARTA – Madura United berhasil mencuri tiga poin berharga di markas PSM Makassar. Dalam laga pekan kedelapan Super League 2026/2027 di Stadion Gelora BJ Habibie, Parepare, Sabtu (31/10/2026), Laskar Sape Kerrab menang tipis 1-0 berkat gol cepat Iran Junior di menit ke-7.
Gol tersebut tercipta dari umpan Gali Freitas. PSM sempat mendapat kesempatan menyamakan kedudukan melalui penalti pada menit ke-23, tapi tendangan Stefan Jevtoski berhasil ditepis kiper Madura United, Angga Saputro. Meski mendominasi penguasaan bola dan melepas banyak tembakan, tuan rumah gagal membobol gawang lawan hingga akhir pertandingan.
Usai laga, Presiden Madura United, Achsanul Qosasi, menuliskan pesan hangat di akun Instagram pribadinya. Ia tidak hanya bersyukur atas kemenangan, tetapi juga menyoroti hubungan historis antara Madura dan Makassar.
“Alhamdulillah.. 3 poin kita raih di Pare-pare. Terima kasih utk PSM Makassar dan warga Sulawesi Selatan yg menyambut kami dengan baik. Laga yg tidak mudah, dan tuan rumah bermain bagus,” tulis Achsanul.
Ia kemudian menekankan persaudaraan yang jauh lebih dalam daripada sekadar kompetisi sepak bola. “Madura dan Makassar itu Saudara lama. Sama-sama orang laut, sama-sama perantau, sama-sama tahu rasanya mencari hidup jauh dari rumah. Persaudaraan ini jauh lebih panjang umurnya dari kompetisi mana pun.. Sejak Karaeng Galesong dan Trunojoyo.”
Sejarah memang mencatat aliansi kuat antara bangsawan Makassar Karaeng Galesong dan pangeran Madura Trunojoyo (Trunajaya) pada abad ke-17 dalam perlawanan bersama. Keduanya sama-sama dikenal sebagai orang laut dan perantau yang gigih.
Achsanul juga memberikan apresiasi kepada tuan rumah. “Kalian menggembirakan.. Kami tak peduli cara wasit memimpin laga. Kami hanya akan terus berjuang, menghargai Kompetisi. Perjalanan masih panjang.. Salam Settong Dhere.. Dari Madura utk Indonesia.”
Dengan kemenangan ini, Madura United mengoleksi 16 poin dan berada di papan atas klasemen, sementara PSM Makassar bertahan di posisi bawah dengan 9 poin. Laga yang penuh tensi di lapangan ini justru diakhiri dengan pesan persaudaraan yang menyejukkan dari bos Madura United.