JAKARTA — Pemerintah memperkuat pemantauan kesehatan masyarakat menyusul potensi dampak El Nino yang dapat meningkatkan risiko kesehatan di berbagai daerah.
Kementerian Kesehatan (Kemenkes) terus mengawasi perkembangan kondisi dan menyiapkan langkah perlindungan berdasarkan tingkat risiko setiap wilayah.
Fenomena El Nino dinilai tidak hanya memengaruhi pola cuaca, tetapi juga dapat menimbulkan sejumlah persoalan kesehatan masyarakat.
Keterbatasan air bersih, suhu ekstrem, karhutla, buruknya kualitas udara, hingga gangguan ketahanan pangan menjadi perhatian pemerintah.
Juru Bicara Kemenkes Widyawati mengatakan perlindungan kesehatan akan diperkuat menyesuaikan kondisi dan tingkat kerawanan masing-masing daerah.
“El Nino bukan hanya persoalan cuaca dan iklim, tetapi berdampak pula pada kesehatan masyarakat karena keterbatasan air bersih, peningkatan suhu, karhutla, penurunan kualitas udara, serta potensi gangguan ketahanan pangan.
“Kementerian Kesehatan akan terus memantau perkembangan situasi dan memperkuat langkah-langkah perlindungan kesehatan masyarakat sesuai dengan tingkat risiko di masing-masing wilayah,” ujar Widyawati.
Dalam menghadapi kondisi tersebut, masyarakat diminta meningkatkan kewaspadaan dan melakukan pencegahan untuk mengurangi risiko gangguan kesehatan.
Penggunaan masker dianjurkan ketika kualitas udara memburuk, sementara aktivitas di luar ruangan sebaiknya dibatasi saat kondisi udara berada pada tingkat tidak sehat.
Masyarakat juga diminta memantau Indeks Kualitas Udara (IKU) secara berkala sebagai salah satu langkah mengetahui kondisi lingkungan di sekitar tempat tinggal.
Asupan air putih perlu ditingkatkan untuk membantu mencegah dehidrasi, terutama ketika suhu lingkungan meningkat akibat kondisi cuaca yang lebih panas.
Jika muncul sesak napas atau keluhan kesehatan lainnya, masyarakat dianjurkan segera mencari pertolongan di fasilitas pelayanan kesehatan terdekat.
Kemenkes juga mengingatkan masyarakat agar tidak mudah mempercayai informasi yang belum terverifikasi mengenai dampak El Nino terhadap kesehatan.
Informasi mengenai cuaca sebaiknya merujuk pada pembaruan dari instansi berwenang, sedangkan informasi kesehatan dapat diperoleh melalui Kemenkes dan pemerintah daerah.
“Masyarakat tidak perlu panik, namun tetap waspada. Lindungi diri, lindungi keluarga, dan lindungi kelompok masyarakat yang paling rentan,” kata Widyawati.
Pemerintah akan terus memantau perkembangan El Nino serta potensi dampaknya agar respons kesehatan dapat disesuaikan dengan kondisi di masing-masing wilayah.***