Rangkaian tur megah Ed Sheeran bertajuk LOOP Tour terpaksa menelan pil pahit. Dua jadwal pertunjukan yang sangat dinantikan di Gillette Stadium, Foxborough, Massachusetts, Amerika Serikat, resmi dibatalkan pada Jumat dan Sabtu, 25–26 September 2026.
Ancaman cuaca ekstrem yang melanda seluruh wilayah New England memaksa pihak penyelenggara mengambil keputusan sulit, di tengah gelombang kontroversi pemecatan rapper Macklemore yang masih hangat membayangi rangkaian tur ini.
Ancaman Badai Nor’easter dan Penghentian Pembangunan Panggung
Gillette Stadium—stadion megah milik pengusaha Robert Kraft—seharusnya menjadi saksi penampilan kedelapan dan kesembilan Ed Sheeran. Tempat ini memiliki nilai historis tersendiri bagi sang musisi, mengingat ia pernah mencetak rekor jumlah penonton terbanyak dalam satu pertunjukan di sana pada 2023 lalu.
Namun, faktor keselamatan jiwa mengalahkan segalanya. Promotor Messina Touring Group bersama pihak berwenang memantau perkembangan cuaca buruk yang berpotensi membahayakan.
Prakiraan dari Fox Weather mencatat kawasan Foxborough dihantam badai nor’easter dengan curah hujan tinggi serta hembusan angin kencang mencapai 64 km/jam. Proses pembangunan panggung yang sudah berlangsung pun terpaksa dihentikan total sejak Kamis (24/9/2026).
“Melihat peringatan cuaca ekstrem yang berlaku di Boston dan seluruh New England sepanjang akhir pekan, serta setelah berkonsultasi dengan otoritas setempat, kami mengambil keputusan berat untuk membatalkan konser demi keselamatan penonton dan seluruh kru,” tulis pernyataan resmi Messina Touring Group.
Pihak promotor memastikan seluruh pemegang tiket akan menerima pengembalian dana (refund) secara otomatis melalui platform Ticketmaster.
Dua Konser Batal di Tengah Badai Boikot dan Kasus Macklemore
Pembatalan akibat faktor alam ini seolah melengkapi drama dan dinamika rumit yang membelit LOOP Tour. Sebelumnya, keputusan mengeluarkan rapper Macklemore dari daftar penampil pembuka memicu kontroversi luas di industri musik.
Macklemore dicopot usai menyuarakan dukungan terbuka untuk keadilan warga Palestina saat tampil di MetLife Stadium, New Jersey. Pemecatan tersebut menyeret nama pemilik Gillette Stadium, Robert Kraft. Macklemore mengklaim Kraft mendesak tim Ed Sheeran untuk mendepaknya dari sisa tur. Kendati Ed Sheeran mengklarifikasi bahwa pembatalan kontrak Macklemore murni keputusan promotor, bola panas sudah telanjur bergulir.
Aksi pemecatan Macklemore memicu efek domino. Sejumlah musisi pendukung lain seperti Finneas, Lukas Graham, Aaron Rowe, hingga Beoga memilih mengundurkan diri (walkout) sebagai bentuk solidaritas. Dampaknya, Ed Sheeran terpaksa mangkat tanpa musisi pembuka saat tampil di Philadelphia pada 19 September lalu.
Seakan tak ingin tinggal diam, Macklemore sendiri resmi mengumumkan tur tandingannya bertajuk Free Palestine Tour pada Kamis (24/9/2026) sebagai wadah menyuarakan kepedulian kemanusiaan bagi rakyat Palestina.