Operasi pencarian dan pertolongan (SAR) terhadap musibah terbaliknya KM Virgo Transport 8 di perairan Masalembo, Laut Jawa, membuahkan hasil memilukan. Pada Sabtu (26/9/2026), tim SAR gabungan kembali menemukan 12 korban dalam kondisi meninggal dunia.
Dengan ditemukannya belasan jasad baru tersebut, akumulasi korban KM Virgo Transport 8 yang berhasil dievakuasi kini mencapai 172 orang. Rinciannya, 108 penumpang berhasil diselamatkan, sementara 64 orang lainnya dinyatakan meninggal dunia.
Hingga saat ini, tim gabungan masih berpacu dengan waktu untuk menyisir keberadaan 71 korban yang masih dinyatakan hilang di perairan Kalimantan Selatan dan sekitarnya.
Kepala Basarnas, Marsekal Madya TNI Mohammad Syafii, menegaskan bahwa seluruh armada dan personel SAR akan terus bergerak maksimal di lapangan tanpa mengendurkan intensitas pencarian.
“Operasi SAR masih terus kami laksanakan secara maksimal. Setiap temuan akan segera dievakuasi dan ditangani sesuai prosedur. Fokus utama kami adalah menemukan seluruh korban yang masih dalam pencarian demi memberikan kepastian bagi pihak keluarga,” tegas Syafii dalam keterangan resminya.
Penyisiran Lambung Kapal hingga Wilayah Pesisir
Syafii menjelaskan bahwa proses evakuasi dilakukan dengan menembus langsung bagian badan kapal yang karam dan terbalik di tengah laut. Salah satu jasad korban berhasil diangkat langsung dari dalam lambung kapal ke permukaan sebelum diserahterimakan.
Sebanyak empat kantong jenazah telah dievakuasi ke atas KRI Gusti Ngurah Rai (GNR) untuk proses penanganan medis awal.
Tak hanya di titik lokasi utama kecelakaan, pergerakan arus laut membuat radius pencarian meluas hingga ke kawasan pesisir. Kantor SAR Palangka Raya melaporkan bahwa pada Sabtu (26/9) pukul 11.52 WIB, tim SAR kembali menemukan dan mengevakuasi satu kantong jenazah di kawasan Sungai Cabang, Pangkalan Bun, Kabupaten Kotawaringin Barat.
Selanjutnya pada pukul 18.18 WITA, helikopter HS Panther 1311 mendarat di Lanud Syamsudin Noor membawa empat paket kantong jenazah hasil evakuasi laut untuk diteruskan ke tim DVI guna proses identifikasi resmi.
Kilas Balik Tragedi KM Virgo Transport 8
Kecelakaan laut ini bermula saat kapal motor KM Virgo Transport 8 bertolak dari Surabaya menuju Banjarmasin pada Sabtu (12/9/2026). Kapal nahas yang mengangkut total 243 orang tersebut mendadak hilang kontak di perairan Laut Jawa pada Minggu (13/9/2026) sekitar pukul 02.00 WITA.
Dihantam cuaca ekstrem dan gelombang tinggi, kapal tersebut ditemukan pada hari yang sama dalam posisi sudah terbalik dan terombang-ambing di tengah lautan, memicu salah satu operasi penyelamatan laut terbesar di kawasan tersebut.