JAKARTA β Perjalanan penumpang Kereta Rel Listrik (KRL) tujuan Bogor mendadak berubah menjadi momen penuh kepanikan. Seekor kecoa terbang muncul di dalam gerbong khusus wanita hingga membuat sejumlah penumpang berteriak dan berkerumun.
Momen tersebut kemudian viral di media sosial setelah direkam oleh salah seorang penumpang dan diunggah melalui Threads pada Senin (28/9/2026). Dalam video itu, para penumpang terlihat berusaha menjauh ketika kecoa tersebut bergerak di bagian atas gerbong.
Kecoa Tiba-Tiba Terbang di Dalam Gerbong
Video tersebut pertama kali dibagikan akun Threads @shanyamd. Dalam unggahannya, penumpang tersebut juga menandai pihak KAI Commuter dan meminta perhatian terkait keberadaan kecoa di gerbong wanita.
βTolong Commuter Line di gerbong perempuan ada kecoa terbang,β tulisnya dalam unggahan threads.
Kecoa tersebut terlihat berada di area atas gerbong, tepat di sekitar bagian yang terdapat peta perjalanan kereta. Awalnya, serangga itu hanya bergerak di area tersebut.
Situasi berubah ketika kecoa tiba-tiba terbang menuju sisi lain gerbong. Penumpang yang sebelumnya hanya memperhatikan dari kejauhan langsung berpindah dan berkumpul di satu sisi.
Suasana pun semakin ramai dengan teriakan. Namun, kepanikan tersebut juga diselingi tawa dari para penumpang yang menganggap kejadian tersebut cukup menggelikan.
Video Penumpang KRL Tujuan Bogor Viral
Video tersebut kemudian mendapat berbagai respons dari warganet. Sebagian mengaku ikut tertawa ketika melihat reaksi para penumpang.
Namun, beberapa warganet juga mengatakan kemungkinan mereka akan memberikan reaksi serupa jika berada langsung di dalam gerbong ketika kecoa tersebut terbang.
Peristiwa ini terjadi di gerbong khusus wanita. KAI sendiri memang menyediakan kereta khusus wanita sebagai salah satu layanan bagi penumpang perempuan yang ingin melakukan perjalanan tanpa berbagi ruang dengan penumpang laki-laki.
KAI Commuter Punya Jadwal Kebersihan dan Pest Control
Kemunculan kecoa tersebut menjadi perhatian karena KAI Commuter memiliki prosedur rutin untuk menjaga kebersihan sarana KRL.
KAI Commuter menyebut rata-rata 880 kereta dicuci setiap hari. Proses pencucian dilakukan di sejumlah depo dan lokasi stabling, dengan waktu sekitar 45 menit untuk satu rangkaian.
Selain pencucian harian, KAI Commuter juga menjalankan pest control setiap pekan. Pembersihan besar dilakukan setiap bulan, sementara perawatan lainnya mencakup pencucian bogie serta salonisasi rangkaian secara berkala.
Dengan adanya kejadian tersebut, video kecoa di gerbong wanita KRL tujuan Bogor pun menjadi perhatian warganet. Bagi para penumpang yang berada di dalam gerbong, kemunculan serangga tersebut sempat membuat perjalanan berubah menjadi momen penuh teriakan sekaligus tawa.***