JEPANG – Langkah Amri Syahnawi/Nita Violina Marwah di Asian Games 2026 berakhir dengan raihan medali perak.
Ganda campuran Indonesia itu gagal mengamankan emas setelah dikalahkan Jiang Zhen Bang/Wei Yaxin pada final.
Pertandingan berlangsung di Ichinomiya, Prefektur Aichi, Jepang, Selasa (29/9/2026) pagi WIB.
Amri/Nita harus mengakui keunggulan pasangan China melalui pertarungan dua gim dengan skor 19-21 dan 8-21.
Hasil tersebut membuat Indonesia membawa pulang medali perak dari nomor ganda campuran Asian Games 2026.
Meski gagal menjadi juara, pencapaian Amri/Nita menjadi catatan penting bagi bulu tangkis Indonesia.
Medali perak ini menjadi yang pertama bagi ganda campuran Indonesia di Asian Games sejak 2014.
Kala itu, pasangan Tontowi Ahmad/Liliyana Natsir menjadi wakil Indonesia yang terakhir meraih medali perak.
Sempat Memimpin 18-13
Amri/Nita mengawali gim pertama dengan permainan agresif dan mampu menjaga pertandingan tetap ketat.
Kedua pasangan silih berganti mencetak angka hingga kedudukan 4-4, 6-6, dan kemudian 7-7.
Memasuki interval gim pertama, Amri/Nita berhasil mengamankan keunggulan tipis 11-10 atas Jiang Zhen Bang/Wei Yaxin.
Selepas jeda, pasangan Indonesia tampil semakin percaya diri dan mampu memperlebar jarak dalam perolehan angka.
Amri/Nita bahkan sempat memimpin 18-13 setelah menjalankan pola permainan yang efektif menghadapi pasangan China.
Dengan keunggulan lima angka tersebut, Amri/Nita hanya membutuhkan tiga poin lagi untuk merebut gim pembuka.
Namun, momentum berubah ketika Jiang Zhen Bang/Wei Yaxin mampu mengejar ketertinggalan secara perlahan.
Kedua pasangan kemudian berada dalam posisi imbang 19-19 menjelang akhir gim pertama.
Dalam situasi krusial tersebut, Jiang Zhen Bang/Wei Yaxin mampu merebut dua angka beruntun dan menang 21-19.
China Dominan di Gim Kedua
Memasuki gim kedua, Jiang Zhen Bang/Wei Yaxin langsung mengambil kendali permainan.
Amri/Nita kesulitan mengembangkan pola permainan setelah pasangan China terus menekan sejak awal gim.
Saat interval, Jiang Zhen Bang/Wei Yaxin sudah unggul cukup jauh dengan skor 11-5.
Selepas interval, tekanan pasangan China semakin sulit dihentikan oleh Amri/Nita.
Perolehan angka Amri/Nita tertahan, sementara Jiang Zhen Bang/Wei Yaxin terus memperlebar keunggulan.
Gim kedua akhirnya ditutup pasangan China dengan kemenangan telak 21-8.
Hasil tersebut memastikan Jiang Zhen Bang/Wei Yaxin meraih medali emas Asian Games 2026.
Amri/Nita pun harus puas dengan medali perak setelah menunjukkan perjuangan hingga partai puncak.***