Badan Pemelihara Keamanan (Baharkam) Polri resmi menetapkan nahkoda Arief Yunianto sebagai tersangka dalam tragedi tenggelamnya KMP Virgo Transport 8 di perairan Masalembo, Laut Jawa. Insiden maut yang terjadi pada Minggu (13/9/2026) tersebut hingga kini telah menelan puluhan korban jiwa.
Kasubdit Gakkum Ditpolair Korpolairud Baharkam Polri, Kombes Pol Kukuh Prabowo, mengonfirmasi bahwa penahanan terhadap Arief telah dilakukan setelah penyidik mengantongi minimal dua alat bukti yang sah.
“Perkara ini sudah kami tangani dan nahkoda kapal sementara ini resmi ditetapkan sebagai tersangka serta dilakukan penahanan. Pemeriksaan marathon masih berlanjut untuk mengejar pihak-pihak lain yang harus bertanggung jawab secara hukum,” tegas Kukuh saat dikonfirmasi, Rabu (30/9/2026).
Meski rincian hasil analisis penyidikan akhir masih menunggu jadwal rilis resmi, Arief disangkakan melanggar Pasal 302 ayat (3) UU No. 17 Tahun 2008 tentang Pelayaran dan/atau Pasal 474 ayat (3) jo. Pasal 20 UU No. 1 Tahun 2023 (KUHP Baru) terkait kelalaian berat yang mengakibatkan hilangnya nyawa orang lain dalam pelayaran.
KMP Virgo Transport 8 yang berlayar dari Surabaya menuju Banjarmasin dilaporkan mengalami kemiringan ekstrem sebelum akhirnya terbalik dan tenggelam di kedalaman Laut Jawa pada dini hari.
Update Operasi SAR: 71 Korban Meninggal, 64 Masih Dicari
Proses pencarian dan evakuasi oleh Tim SAR Gabungan terus diintensifkan hingga memasuk hari ke-16. Penemuan lima jenazah tambahan di sekitar lokasi menyapu angka total korban meninggal dunia menjadi 71 orang.
Data penanganan korban mencatat:
-
Selamat: 108 orang
-
Meninggal Dunia: 71 orang
-
Dalam Pencarian: 64 orang
Fokus operasi SAR saat ini dikonsentrasikan pada teknik penyelaman di titik bangkai kapal serta perluasan penyisiran pesisir Kalimantan Tengah, meliputi perairan Seruyan dan Kotawaringin Barat.
Sementara itu, tim Disaster Victim Identification (DVI) Biddokkes Polda Kalsel dilaporkan telah berhasil mengidentifikasi 41 jenazah dari total 70 kantong jenazah yang diterima di RS Bhayangkara Banjarmasin.