Garuda Tv – Menteri Sosial Saifullah Yusuf mendorong percepatan digitalisasi perlindungan sosial di Sulawesi Selatan. Hingga saat ini, cakupan pendataan digitalisasi perlindungan sosial di provinsi tersebut baru mencapai sekitar enam persen.
Dorongan tersebut disampaikan Saifullah Yusuf dalam kunjungan kerja ke Makassar. Kementerian Sosial melakukan konsolidasi bersama Pemerintah Provinsi Sulawesi Selatan dan Pemerintah Kota Makassar untuk memperkuat pendataan perlindungan sosial.
Saifullah Yusuf menekankan pentingnya percepatan pemutakhiran Data Tunggal Sosial dan Ekonomi Nasional atau DTSEN. Data tersebut dibentuk berdasarkan Instruksi Presiden Nomor 4 Tahun 2025 dengan mengintegrasikan data dari berbagai instansi, di antaranya Dukcapil, BPN, Polri, dan OJK.
Kementerian Sosial menyebut terdapat lebih dari 290 juta rekam data individu yang telah terintegrasi dan mencakup sekitar 99 persen penduduk Indonesia.
Penggunaan data terpadu tersebut diproyeksikan memberikan potensi efisiensi anggaran negara sekitar 101 triliun hingga 127 triliun rupiah. Penetapan sasaran bantuan sosial dan subsidi diharapkan menjadi lebih tepat dengan penggunaan data yang terintegrasi.
Secara nasional, pemerintah menargetkan hingga Desember mendatang sebanyak 50 persen penduduk telah terdata dalam digitalisasi perlindungan sosial. Untuk mencapai target tersebut, pemerintah daerah diminta memperkuat kolaborasi dengan berbagai unsur masyarakat.
Saifullah Yusuf mengatakan pemerintah perlu melibatkan TNI, Polri, pemuda, komunitas, organisasi masyarakat, kelompok perempuan, hingga rukun tetangga dan rukun warga untuk memperluas pendataan.
Saat ini, jumlah Agen Perlindungan Sosial atau Agen Perlinsos baru sekitar 250 ribu. Jumlah tersebut masih jauh dari kebutuhan yang diperkirakan mencapai 2,4 juta agen untuk menjangkau sekitar 48 juta keluarga.
Agen Perlinsos berperan membantu masyarakat yang mengalami keterbatasan dalam mengakses layanan digital, termasuk dalam proses pendaftaran dan pemutakhiran data perlindungan sosial.
Selain itu, masyarakat diberikan akses untuk melihat data perlindungan sosial, termasuk posisi desil satu hingga 10. Masyarakat juga dapat menyampaikan sanggahan apabila data yang tercantum dinilai tidak sesuai dengan kondisi sebenarnya.
Percepatan digitalisasi diharapkan membuat pendataan penerima bantuan sosial semakin akurat sekaligus memperkuat ketepatan sasaran program perlindungan sosial.
Caption, Editor & Upload: Tijani
GARUDA TV – Digital TV Indonesia, Berita Terpercaya
Saksikan Garuda TV di Free to Air atau Streaming melalui:
www.garuda.tv | YouTube Garuda TV | Aplikasi Vidio | Wewatch | IndiHome CH111 | Transvision CH824 | FirstMedia CH45
Scan ulang saluran digital kamu sekarang ya dan saksikan terus program-program seru terbaru hanya di GarudaTV.
🔴 Subscribe GarudaTV Official Youtube Channel https://www.youtube.com/@garudatv.official
🔴 Follow our Official TikTok https://www.tiktok.com/@garudatvnews
🔴 Like our Official Facebook https://www.facebook.com/garudatv.official
🔴 Follow our Official Instagram https://www.instagram.com/garudatv.official/