MATARAM – Badan Gizi Nasional (BGN) Kota Mataram menguji sistem penyajian Makan Bergizi Gratis (MBG) secara prasmanan untuk meningkatkan selera makan siswa sekaligus mengurangi makanan yang terbuang.
Uji coba tersebut berlangsung selama tiga hari, pada 19–21 Oktober 2026, di SD Al Iqro Mataram dengan melibatkan 64 siswa kelas VI dan tiga guru pendamping.
Koordinator Wilayah BGN Kota Mataram, M Rizky Prasetyo, menyebut evaluasi awal menunjukkan hampir tidak ada makanan tersisa karena siswa dapat menentukan porsi sesuai kebutuhan.
“Siswa mengambil dan mengonsumsi hidangan hingga habis sesuai dengan porsi dan kebutuhan masing-masing,” ujarnya, Minggu 25 Oktober 2026.
Menurut Rizky, metode prasmanan juga membantu mempertahankan suhu dan kesegaran makanan sehingga hidangan lebih menarik untuk dikonsumsi peserta didik.
Penyajian menu yang bersih, tertata, dan bervariasi turut mendorong minat siswa untuk menikmati makanan sekaligus mengenal pilihan hidangan dengan gizi seimbang.
“Kami di daerah menunggu kebijakan pimpinan dan siap melaksanakan kebijakan tersebut,” katanya.
Selain berpotensi menekan pemborosan pangan, sistem prasmanan dapat dimanfaatkan untuk membangun kebiasaan hidup bersih dan sehat di sekolah.
Melalui pola penyajian tersebut, siswa dibiasakan mengantre dengan tertib serta mencuci tangan sebelum makan sebagai bagian dari edukasi kesehatan sejak dini.
BGN Kota Mataram berharap hasil evaluasi ini menjadi bahan pertimbangan untuk menyempurnakan tata kelola dan mekanisme distribusi MBG di Mataram dan wilayah sekitarnya.
“Kami berharap hasil evaluasi tersebut dapat menjadi bahan pertimbangan untuk memperkuat tata kelola dan pola distribusi MBG di Kota Mataram dan sekitarnya,” katanya.***