JAKARTA – Manchester United dikabarkan mempertimbangkan penjualan kapten Bruno Fernandes pada bursa transfer musim panas setelah komentarnya mengenai taktik Michael Carrick memicu polemik di internal klub.
Laporan Football Insider yang dikutip jurnalis Pete O’Rourke menyebut manajemen MU tengah mengevaluasi kemungkinan melepas gelandang asal Portugal tersebut pada akhir musim.
Situasi ini mencuat setelah performa Manchester United menuai sorotan, termasuk kekalahan 1-4 dari Como dan hasil buruk berikutnya saat menghadapi Bournemouth di Old Trafford.
Mengutip laporan TEAMTalk, Selasa (27/10/2026), rentetan hasil mengecewakan itu juga meningkatkan spekulasi mengenai masa depan Carrick, sementara pernyataan Fernandes seusai laga melawan Como menambah tekanan terhadap sang pelatih.
Fernandes menyoroti pendekatan taktik tim yang dinilainya tidak menerapkan penjagaan satu lawan satu secara konsisten ketika melakukan tekanan kepada lawan.
Kapten Setan Merah itu mengatakan, “Itu merupakan keputusan staf pelatih untuk tidak melakukan pressing satu lawan satu dan terkadang membiarkan ruang di belakang.”
Komentar tersebut menuai kritik dari sejumlah pengamat dan mantan pemain, termasuk Frank Leboeuf, yang menilai pernyataan Fernandes sebagai bentuk “pengkhianatan” terhadap Carrick.
Fernandes kemudian tidak dimainkan ketika Manchester United menghadapi Bournemouth pada Minggu dan hanya menyaksikan pertandingan dari bangku cadangan.
Aktivitasnya di media sosial turut menjadi perhatian setelah ia menyukai unggahan berjudul “Jangan pernah mendorong orang yang setia hingga mencapai titik ketika mereka tidak lagi peduli.”
Menurut laporan Football Insider, petinggi Manchester United kini mempertimbangkan opsi menjual Fernandes untuk menjaga nilai transfernya sebelum kontraknya berakhir.
Alih-alih langsung menawarkan perpanjangan kontrak jangka panjang, klub disebut dapat memilih melepas sang kapten pada bursa transfer musim panas apabila keputusan tersebut dinilai menguntungkan.
Meski demikian, kabar tersebut masih berupa laporan media dan belum menjadi pengumuman resmi dari Manchester United maupun Fernandes.
MU Harus Siapkan Dana Besar untuk Pengganti Fernandes
Rencana melepas Fernandes berpotensi menimbulkan pekerjaan besar bagi Manchester United karena klub harus mencari pemain dengan kualitas dan kontribusi yang sepadan.
Mantan penasihat keuangan Manchester City, Stefan Borson, memperkirakan MU membutuhkan sedikitnya 100 juta poundsterling untuk mendapatkan pengganti Fernandes dengan kualitas selevel di pasar transfer saat ini.
Borson mengatakan, “Usianya akan segera menginjak 33 tahun, sehingga era Bruno Fernandes sebagai pemain dominan dan kunci akan segera berakhir.”
Ia menambahkan, “Bagaimanapun situasinya, Fernandes harus digantikan dan sangat kecil kemungkinan Manchester United bisa menemukan pemain dengan kualitas seperti dirinya dengan harga di bawah 100 juta poundsterling.”
Borson juga menegaskan bahwa kebutuhan investasi akan menjadi pertimbangan utama klub dalam menentukan langkah berikutnya.
“Pada akhirnya, persoalan ini selalu kembali pada uang dan besarnya investasi yang diperlukan,” ujarnya.
Apabila benar-benar melepas Fernandes, Manchester United harus menyeimbangkan kebutuhan regenerasi skuad dengan risiko kehilangan salah satu pemain penting di lini tengah.
Keputusan akhir diperkirakan bergantung pada evaluasi manajemen, situasi kontrak, nilai transfer, serta rencana pembangunan tim untuk musim berikutnya.***