JAKARTA – Ledakan tabung gas LPG 3 kilogram terjadi di kawasan Kampung Guji Baru RT 006 RW 002, Duri Kepa, Kebon Jeruk, Jakarta Barat, Kamis (5/11/2026) dini hari. Insiden tersebut menyebabkan 10 rumah mengalami kerusakan hingga runtuh dan tujuh orang dilaporkan terluka.
Kapolsek Kebon Jeruk AKP Darto Napitupulu mengatakan, peristiwa itu terjadi sekitar pukul 04.20 WIB. Berdasarkan keterangan awal, ledakan diduga dipicu kebocoran gas di rumah salah seorang warga bernama Idrus Salim.
“Kejadian berawal berawal di rumah Saudara Idrus Salim yang mana titik lokasi kebocoran tabung gas LPG milik Saudara Idrus Salim,” kata Darto dalam keterangannya.
Kronologi kejadian bermula ketika Sayuti, istri Idrus Salim, sedang berada di dapur dan hendak menyalakan kompor. Namun, tabung LPG yang digunakan diduga mengalami kebocoran sehingga memicu ledakan saat kompor dinyalakan.
“Saat Saudari Sayuti, istri Idrus, sedang menyalakan gas LPG yang letaknya berada di dapur, namun saat dinyalakan ternyata gas LPG tersebut dalam keadaan bocor sehingga terjadi ledakan,” jelasnya.
Akibat ledakan tersebut, Sayuti mengalami luka bakar. Selain dirinya, enam orang lainnya turut menjadi korban luka dalam insiden yang berdampak pada sejumlah rumah di kawasan permukiman tersebut.
“Mengakibatkan Saudari Sayuti mengalami luka bakar,” imbuhnya.
Polisi mencatat terdapat tujuh korban terluka akibat kejadian tersebut. Sementara itu, dampak kerusakan bangunan mencapai 10 rumah atau pintu rumah yang dilaporkan runtuh akibat kuatnya ledakan.
“Akibat kejadian kebocoran tabung gas LPG tersebut, terdapat 10 bangunan yang runtuh dengan 10 pintu yang terdiri dari rumah dan 7 korban luka,” pungkasnya.
Peristiwa tersebut terjadi saat sebagian besar warga masih beristirahat pada dini hari. Dugaan awal mengarah pada kebocoran tabung gas LPG yang memicu ledakan ketika kompor dinyalakan. Namun, informasi lebih lanjut mengenai penanganan korban dan kondisi bangunan terdampak masih perlu menunggu keterangan resmi dari pihak berwenang.