JAKARTA – Presiden Amerika Serikat (AS), Donald Trump, mengungkapkan kemungkinan besar dirinya akan bertemu dengan Presiden Rusia, Vladimir Putin, di Arab Saudi. Jika ini terwujud, ini akan menjadi pertemuan pertama Trump dengan Putin sejak dilantik sebagai presiden ke-47 AS, serta yang pertama antara kedua pemimpin negara tersebut setelah dimulainya perang di Ukraina.
Pernyataan ini disampaikan oleh Trump kepada wartawan di Ruang Oval, Gedung Putih, pada hari Rabu, 12 Februari 2025.
Sebelumnya, melalui akun media sosial Truth Social, Trump menyebutkan bahwa dirinya telah melakukan percakapan telepon dengan Putin. Dalam percakapan tersebut, kedua pemimpin membahas perkembangan terbaru terkait konflik Ukraina.
Sebagai bagian dari upayanya untuk mendekati penyelesaian konflik, Trump juga menginstruksikan beberapa pejabat penting AS, termasuk Menteri Luar Negeri Marco Rubio, Direktur CIA John Ratcliffe, Penasihat Keamanan Nasional Michael Waltz, dan Duta Besar Steve Witkoff, untuk memimpin tim negosiasi dalam merundingkan jalan keluar dari perang Ukraina.
Menanggapi hal tersebut, juru bicara Kremlin, Dmitry Peskov, menyatakan bahwa Putin mengundang Trump untuk mengunjungi Moskow setelah percakapan telepon tersebut. Peskov juga menambahkan bahwa Putin siap menerima kedatangan pejabat AS di ibu kota Rusia itu.
Pertemuan ini bisa menjadi momen penting dalam diplomasi internasional, mengingat ketegangan yang masih tinggi antara AS dan Rusia akibat perang Ukraina. Pertemuan di Arab Saudi, jika terjadi, akan menjadi langkah besar dalam upaya untuk meredakan ketegangan dan mungkin membuka jalan bagi solusi damai.