JAKARTA – Ketua Dewan Ekonomi Nasional (DEN), Luhut Binsar Pandjaitan, mengungkapkan bahwa Presiden Prabowo Subianto sangat terkesan dengan dampak positif program Makan Bergizi Gratis (MBG). Program ini bukan sekadar upaya pemenuhan gizi bagi anak-anak, tetapi juga memiliki dampak ekonomi yang luas.
Menurut Luhut, MBG diproyeksikan menciptakan 1,9 juta lapangan kerja, memperkuat ekosistem usaha rakyat, serta membantu menekan angka kemiskinan dan ketimpangan. Program ini dirancang agar manfaatnya tidak hanya dirasakan oleh penerima manfaat langsung, tetapi juga melibatkan petani, peternak, serta pelaku UMKM lokal.
“Dengan menjaga rantai pasok dan memprioritaskan bahan lokal, MBG benar-benar menjadi program flagship bangsa ini yang harus kita kawal bersama,” ungkap Luhut dalam unggahan di akun Instagram pribadinya, Kamis (20/03/2025).
Luhut menegaskan bahwa perjalanan menuju transformasi ekonomi masih panjang, namun pondasi yang kuat telah dipersiapkan. Ia optimistis bahwa dengan keberanian dalam menghadapi tantangan serta tekad kuat untuk maju, Indonesia mampu menjadi kekuatan ekonomi yang tangguh dan berdaya saing di masa depan.
“Bangsa ini punya potensi besar, dan dengan keberanian menghadapi tantangan serta tekad untuk terus maju, kita akan membuktikan bahwa Indonesia mampu menjadi kekuatan ekonomi yang tangguh dan berdaya saing,” tambahnya.
Pemerintah berencana mengawal program MBG secara ketat, memastikan distribusi bahan pangan tetap berjalan lancar dan memberdayakan ekonomi lokal. Dengan pendekatan berbasis keberlanjutan dan kolaborasi lintas sektor, program ini diharapkan mampu menjadi penggerak utama pertumbuhan ekonomi rakyat.***