JAKARTA – Marc Marquez mengungkapkan bahwa ia tidak perlu terlalu memaksakan diri dalam kondisi lintasan basah setelah mengalami kecelakaan pertamanya sebagai pembalap pabrikan Ducati pada sesi latihan Jumat untuk MotoGP Amerika di Circuit of the Americas, Austin.
Kecelakaan terjadi hanya 15 menit setelah sesi FP1 dimulai di tengah hujan deras. Marquez terjatuh di Tikungan 2 akibat highside dan sempat tergeletak di aspal. Untungnya, pembalap asal Spanyol itu tidak terluka dan segera melanjutkan sesi dengan motor keduanya. Dia akhirnya menyelesaikan latihan dengan peringkat ketiga tercepat, hanya di belakang Franco Morbidelli dan Jack Miller.
Ini menjadi insiden pertama Marquez dengan tim pabrikan Ducati dalam sesi resmi, meski sebelumnya ia sempat terjatuh dalam uji coba di Sepang dengan kecepatan rendah. Setelah insiden, juara dunia MotoGP enam kali tersebut mengaku bertanggung jawab penuh atas kecelakaan itu. Ia menjelaskan bahwa saat itu dirinya tidak sepenuhnya memahami kondisi lintasan.
“[Kecelakaan itu] kesalahan saya karena bukan saatnya melakukan kesalahan seperti ini di FP1,” ujar Marquez kepada MotoGP.com.
“Namun dengan motivasi ekstra dan kepercayaan diri lebih, saya tidak memperhatikan bahwa ada banyak air di lintasan, dan saya mengalami aquaplaning di Tikungan 2. Itu kesalahan. Bukan saat yang tepat untuk melakukan kesalahan seperti itu, tapi tidak apa-apa.”
Usai insiden tersebut, Marquez melanjutkan sesi latihan dengan motor cadangan, merasa lebih nyaman meski cuaca basah. Ia merasa yakin dengan performanya meski kondisi trek licin. Pada sesi latihan sore hari, Marquez menunjukkan peningkatan signifikan, mencatatkan waktu tercepat dengan selisih 0,7 detik pada trek yang mulai mengering.
Namun, Marquez menegaskan bahwa ia tidak memaksakan diri pada lap terakhir. Ia menyadari bahwa mengambil risiko berlebihan di trek yang masih basah bisa memicu kecelakaan lagi.
“Itulah kondisi saya. Saya merasa nyaman, saya merasa alami dengan lintasan basah itu,” ujar Marquez. “Setiap putaran lintasan balap membaik sedikit, setiap putaran saya membaik. Pada lap terakhir saya tidak memaksakan diri karena itu bukan saatnya untuk membuat kesalahan lagi. Saya sudah punya waktu lap untuk bertahan di Q2 dan itu targetnya. Besok targetnya adalah baris terdepan.”
Melihat prakiraan cuaca yang lebih cerah untuk sisa minggu ini, Marquez menyadari bahwa persaingan di hari Sabtu akan semakin ketat. Tim hanya memiliki waktu terbatas pada sesi latihan pagi untuk menyempurnakan pengaturan sebelum kualifikasi dan sprint.
“Besok semuanya akan lebih ketat dan lebih ketat karena hari ini kondisinya sangat sulit. Akhir pekan akan dimulai besok. Akan sangat sulit untuk memahami ban dan set-up serta semua hal ini hanya dalam waktu 30 menit karena kami hanya punya waktu 30 menit untuk latihan. Tetapi mari kita lihat apakah kita dapat memahami apa yang kita butuhkan untuk serangan waktu dan apa yang kita butuhkan untuk perlombaan lari cepat.”