SURABAYA – Seorang siswa SMP asal Surabaya, Flintwood Richheart Soesanto, mengukir sejarah gemilang dengan menjadi World Champion dalam ajang Philippine International Mathematical Science Olympiad (PIMSO) 2025 yang digelar di Manila, Filipina.
Flintwood, siswa dari SMP Xin Zhong Secondary Surabaya, berhasil mengungguli ribuan peserta dari berbagai negara Asia dan dunia. Ia membawa pulang medali emas dan dua piala kemenangan, menandai pencapaian membanggakan bagi Indonesia.
Keberhasilan Flintwood disambut haru dan bangga oleh keluarga serta pihak sekolah. Sang ibu, Tanti Lydiawati, menyebut prestasi putranya sebagai bukti bahwa anak-anak Indonesia mampu bersaing di level internasional.
“Kami sangat bangga. Ini bukti bahwa generasi muda Indonesia punya daya saing global,” ujar Tanti, Senin (7/4).
Menurut Tanti, perjalanan menuju podium juara dunia tidak lepas dari bimbingan para guru, dukungan sekolah, serta lingkungan belajar yang positif.
Prestasi Flintwood membuka mata banyak pihak bahwa potensi luar biasa anak bangsa masih tersebar luas di berbagai pelosok negeri. Namun, tanpa sistem pendidikan yang inklusif, adaptif, dan suportif, potensi itu rawan tenggelam.
“Flintwood hanyalah salah satu dari ribuan anak Indonesia yang berbakat. Bayangkan jika lebih banyak yang difasilitasi dengan baik,” ucap Tanti.
Kemenangan Flintwood bukan sekadar capaian pribadi, tetapi menjadi simbol harapan baru untuk masa depan pendidikan Indonesia. Prestasinya diharapkan mampu menginspirasi generasi muda untuk berani bermimpi dan berjuang menggapainya.
“Semoga ini menjadi pemantik semangat belajar anak-anak Indonesia untuk berprestasi, tak hanya di bidang matematika, tapi juga sains, seni, dan teknologi,” imbuh Tanti.
Kini, Flintwood Richheart Soesanto tak hanya menjadi kebanggaan Surabaya, tapi juga Indonesia. Ia membuktikan bahwa anak negeri punya kapasitas luar biasa untuk bersinar di panggung dunia, asal diberi kesempatan dan kepercayaan.