Sepekan setelah Hari Raya Idul Fitri 1446 Hijriah, umat Muslim di Kota Denpasar, Bali, merayakan tradisi unik Lebaran Ketupat di kawasan Pantai Sanur. Kegiatan ini menjadi ajang silaturahmi antar warga untuk mempererat kebersamaan dan persaudaraan.
Ribuan umat Muslim, khususnya warga Kampung Jawa Dusun Wanasari, Desa Dauh Puri Kaja, Kota Denpasar, berbondong-bondong mendatangi kawasan Pantai Sanur untuk merayakan Lebaran Ketupat. Tradisi ini sudah diwariskan secara turun-temurun oleh leluhur mereka.
Setiap tujuh hari setelah Lebaran, warga Dusun Wanasari datang ke Pantai Sanur untuk merayakan Lebaran Ketupat, sambil menikmati hidangan spesial seperti ketupat dengan opor ayam, ayam suwir, lontong sayur, jajanan lepet, dan lauk pauk lainnya.
Setelah menikmati makanan, warga melanjutkan dengan bermain air di pesisir Pantai Sanur. Momen ini menjadi kesempatan untuk bercengkrama, sekaligus saling maaf-memaafkan dengan warga yang belum bisa dijumpai saat Idul Fitri. Selain itu, kegiatan ini dimaknai sebagai simbol pembersihan diri.
Lebaran Ketupat memiliki makna penting dalam budaya umat Muslim di Dusun Wanasari, Denpasar. Selain sebagai tradisi tahunan, perayaan ini menjadi ajang silaturahmi yang semakin mempererat hubungan kebersamaan antar keluarga dan tetangga, serta menguatkan persaudaraan di tengah perayaan yang kaya akan makna dan kehangatan.
Laporan I Gusti Bagus, Denpasar, Garuda TV.
Caption | Admin: Sephia