JAKARTA – Rencana membuka Tebet Eco Park selama 24 jam dibatalkan oleh Gubernur Jakarta, Pramono Anung. Taman seluas 7 hektare yang terletak di Kecamatan Tebet, Jakarta Selatan itu sebelumnya menjadi kandidat kuat untuk dioperasikan tanpa batas waktu.
Keputusan tersebut diambil setelah Pramono melakukan kunjungan langsung ke lokasi dan berdialog dengan warga sekitar. Ia menegaskan bahwa aspirasi masyarakat menjadi pertimbangan utama dalam menentukan kebijakan ini.
“Kami sudah memutuskan, saya sudah memutuskan, setelah berdialog dengan masyarakat, maka Taman Eco Park bukan dibuka 24 jam,” kata Pramono, dikutip dari Republika, Minggu (13/4/2025).
Menurutnya, Tebet Eco Park berada di kawasan padat penduduk yang berpotensi terdampak oleh aktivitas pengunjung jika taman dibuka sepanjang hari. Warga disebut menyampaikan keberatannya atas rencana tersebut.
“Karena di Eco Park itu penduduk, masyarakat menginginkan tidak dibuka 24 jam, sehingga kami tentunya harus mendengarkan aspirasi masyarakat,” ujar Pramono.
Meski batal beroperasi 24 jam, Tebet Eco Park akan tetap melayani pengunjung hingga malam hari, yakni dari pukul 06.00 WIB hingga 22.00 WIB. Jam operasional ini diperpanjang dari sebelumnya yang hanya sampai pukul 18.00 WIB, sehingga masyarakat masih bisa menikmati taman ini usai jam kerja.
Pramono menambahkan, wacana membuka taman-taman di Jakarta selama 24 jam tetap menjadi bagian dari rencana jangka panjang. Namun, ia menegaskan bahwa kebijakan pemerintah provinsi tidak boleh mengorbankan kenyamanan warga.
“Ketika dialog dilakukan mayoritas menginginkan sampai dengan jam 10 malam, walaupun ada yang 24 jam untuk (Tebet) Eco Park,” pungkasnya.