JAKARTA – Kejuaraan berkuda memanah atau Horseback Archery (HBA) Piala Ketua Umum PP Pordasi Aryo Djojohadikusumo akan digelar di Pantai Sanur, Bali pada 11-12 Mei 2025. Kejuaraan ini diselenggarakan dalam rangka seleksi atlet Indonesia untuk kompetisi internasional di Amerika Serikat pada September 2025.
Deri Asta, Ketua Komisi Horseback Archery & Tent Pegging PP Pordasi, mengungkapkan bahwa persiapan untuk kejuaraan berjalan dengan lancar. “Kami sangat antusias menyambut para atlet dan penggemar olahraga berkuda di Bali. Persiapan teknis, termasuk lintasan pertandingan, fasilitas pendukung, dan koordinasi dengan panitia lokal hampir rampung,” ujarnya pada Rabu (7/5/2025).
Kejuaraan ini juga mendapat dukungan dari Kemenpora serta kolaborasi yang baik dengan komunitas HBA dan PORDASI Bali, yang memastikan bahwa acara ini akan memenuhi standar nasional dan internasional.
“Piala HBA Ketua Umum PP Pordasi 2025 ini tidak hanya menarik perhatian peserta dari berbagai provinsi di Indonesia, tetapi juga peserta internasional dari Malaysia, Thailand, Singapura, dan Mongolia, yang telah mendaftar secara daring,” kata Deri. Diperkirakan jumlah peserta akan terus bertambah menjelang pelaksanaan.
Kejuaraan ini akan mempertandingkan berbagai kategori, termasuk Indonesian Track dan Raid 235, yang menguji ketangkasan dan akurasi pemanah berkuda. Pada kategori Indonesian Track, peserta akan melintasi lintasan sepanjang 150 meter dengan lima target, sedangkan Raid 235 akan menguji kemampuan peserta dalam tantangan seperti double shot, angle triple shot, dan serial shot.
“Meskipun untuk edisi kali ini belum masuk dalam sistem ranking dunia, beberapa kategori yang diperlombakan mengacu pada standar internasional,” kata Deri.
Kejuaraan ini juga akan menjadi ajang seleksi untuk memilih perwakilan Indonesia dalam IHAA World Championships di Tennessee, Amerika Serikat, pada September 2025. “Piala HBA ini bukan hanya sekadar kompetisi, tetapi juga menjadi wadah untuk mempromosikan olahraga berkuda Indonesia, khususnya horseback archery di mata dunia,” ujar Deri.
Salah satu kontingen yang turut serta adalah Sulawesi Selatan, yang akan mengirimkan lima atlet dan tiga official. Haris Malewa, Ketua Pordasi Sulawesi Selatan, menyampaikan kebanggaannya atas keterlibatan mereka dalam kejuaraan ini. “Kegiatan ini sangat bergengsi dan dinanti oleh atlet-atlet kami karena kesempatan bertemu dengan atlet luar negeri,” ujarnya.
Haris juga mengungkapkan bahwa tim Sulawesi Selatan telah melakukan persiapan matang, termasuk melalui seleksi ketat dan latihan intensif. Mereka juga akan tiba lebih awal di Bali pada 9 Mei untuk berlatih dengan kuda-kuda yang telah dipersiapkan untuk kompetisi.
“Kejuaraan seperti ini akan memberikan motivasi besar bagi atlet daerah untuk terus berlatih dan berprestasi di tingkat nasional maupun internasional,” kata Haris.