JAKARTA – Pasca peluncuran layanan bank emas atau bullion bank oleh Presiden Prabowo Subianto, perusahaan tambang menyambutnya dengan sumringah.
Pasalnya, dengan adanya bullion bank ini, penjualan emas bakal melonjak tajam. Layanan tersebut untuk saat ini dipercayakan kepada PT Pegadaian dan PT Bank Syariah Indonesia Tbk. (BSI).
Salah satunya produsen PT Aneka Tambang Tbk. (Antam) berencana akan meningkatkan penjualan emasnya setelah peluncuran layanan bank emas tersebut.
Direktur Utama Antam, Nicolas Kanter, mengungkapkan pihaknya telah memulai komunikasi dengan Pegadaian dan BSI terkait peningkatan pasokan emas batangan.
“Kami telah melakukan pembicaraan awal; tinggal memastikan jumlahnya,” ujar Nico usai acara peluncuran bullion bank di Gade Tower, Jakarta seperti dilansir Bisnis.
Pada tahun 2024, Antam memasok 3,5 ton emas ke Pegadaian dan 2,67 ton ke BSI. Dengan hadirnya bullion bank, angka ini diproyeksikan meningkat.
Nico menambahkan, layanan bank emas ini diharapkan dapat mendongkrak pendapatan perusahaan, terutama di tengah tren kenaikan harga komoditas sejak tahun lalu.
“Pada 2024, sebagian besar pendapatan kami berasal dari emas, khususnya logam mulia. Ke depan, kami akan terus menggenjot sektor ini,” jelasnya.
Antam mencatat produksi emas sebesar 1.019 kg atau 32.762 troy ons sepanjang 2024, sedikit menurun dibandingkan 1.208 kg atau 38.838 troy ons pada 2023.
Namun, penjualan emas mencapai rekor tertinggi sepanjang sejarah perusahaan, yakni 43,77 ton, meningkat 68% dari tahun sebelumnya.
Presiden Prabowo Subianto resmi meluncurkan layanan bank emas di Indonesia pada Rabu (26/2/2025).
Presiden menyatakan bahwa inisiatif ini berpotensi menambah PDB sekitar Rp245 triliun dan membuka 1,8 juta lapangan kerja.
“Kami berharap ini akan meningkatkan PDB kita, menambah Rp245 triliun,” kata Prabowo saat peresmian layanan Bank Emas Pegadaian dan BSI di Gade Tower.
Selain itu, Prabowo berharap bullion bank dapat membantu menghemat devisa negara dengan mengolah emas dari hulu ke hilir dan menyimpannya di dalam negeri. “Emas akan diolah dari industri hulu sampai hilir dan disimpan di dalam negeri,” tambahnya.***