Pertemuan para Menteri Luar Negeri ASEAN tidak secara rinci membahas kebijakan tarif tinggi Presiden Amerika Serikat Donald Trump terhadap sejumlah negara, termasuk kawasan ASEAN. Namun, seluruh negara ASEAN sepakat untuk memperkuat kerja sama kawasan dan mencari alternatif pasar.
Dalam pertemuan antar Menlu negara-negara ASEAN, disepakati bahwa respons terbaik terhadap tekanan ekonomi global adalah dengan memperkuat sinergi kawasan. Kebijakan proteksionis dari Amerika Serikat menjadi salah satu latar belakang penting, meskipun tidak dibahas secara spesifik dalam forum tersebut.
Menteri Luar Negeri Indonesia, Sugiono, menegaskan bahwa ASEAN tidak berencana melakukan pembalasan atau retaliasi terhadap kebijakan tarif Amerika Serikat. Sebaliknya, para Menlu mendorong penguatan ekonomi domestik masing-masing negara dan memperkuat kerja sama intra-ASEAN.
Dalam forum tersebut juga dibahas pentingnya memanfaatkan potensi ASEAN sebagai kawasan dengan lebih dari 700 juta jiwa penduduk. Para menteri yakin bahwa ASEAN memiliki kekuatan daya tawar yang besar jika mampu bersatu dan memperkuat kerja sama ekonomi secara regional.
Caption | Admin : Raihana