JAKARTA – Real Madrid kembali membuat gebrakan di bursa transfer musim panas dengan mengamankan tanda tangan gelandang berpengalaman Bernardo Silva setelah sang pemain mengakhiri kebersamaannya bersama Manchester City.
Pemain berusia 31 tahun tersebut resmi bergabung dengan raksasa Spanyol itu secara gratis setelah kontraknya di City berakhir, dan ia menyepakati kerja sama berdurasi dua musim yang akan membuatnya bertahan di Santiago Bernabeu hingga 2028.
Kedatangan Silva menjadi rekrutan kedua Real Madrid pada musim panas ini setelah sebelumnya klub ibu kota Spanyol tersebut mendatangkan bek kiri tim nasional Spanyol, Marc Cucurella, dari Chelsea dengan nilai transfer mencapai 60 juta euro atau sekitar Rp1,14 triliun.
Langkah agresif Madrid di pasar transfer menunjukkan ambisi besar klub untuk kembali mendominasi kompetisi domestik maupun Eropa setelah melewati dua musim tanpa meraih trofi utama.
Perombakan besar-besaran juga terjadi di kursi pelatih setelah Real Madrid menunjuk kembali Jose Mourinho untuk memimpin tim menggantikan Álvaro Arbeloa.
Mengutip laporan ESPN, Rabu (17/6/2026), selain Silva dan Cucurella, Madrid disebut telah menyiapkan kedatangan dua pemain lain yaitu Ibrahima Konaté dan Denzel Dumfries.
Konaté diproyeksikan bergabung tanpa biaya transfer setelah meninggalkan Liverpool, sedangkan Dumfries dikabarkan akan didatangkan dari Inter Milan dengan nilai sekitar 20 juta euro atau setara Rp381 miliar.
Presiden klub Florentino Perez bahkan terus menunjukkan ambisinya dengan mengajukan proposal transfer senilai 150 juta euro atau sekitar Rp2,86 triliun untuk memboyong penyerang Atlético Madrid, Julián Álvarez.
Namun, tawaran fantastis tersebut langsung ditolak oleh Atlético yang belum bersedia melepas salah satu aset terpenting mereka.
Hingga kini belum ada kepastian apakah Madrid akan kembali mengajukan penawaran baru untuk Álvarez atau memilih mengandalkan lini serang yang sudah dihuni Kylian Mbappé, Vinícius Júnior, dan Rodrygo pada musim mendatang.
Kehadiran Bernardo Silva menjadi kemenangan tersendiri bagi Madrid karena pemain asal Portugal itu juga sempat menjadi target sejumlah klub besar lainnya.
Barcelona diketahui telah melakukan komunikasi dengan agen Silva, Jorge Mendes, dan menawarkan peluang bergabung ke Camp Nou.
Meski demikian, proyek yang ditawarkan Blaugrana dinilai belum memberikan gambaran jelas mengenai peran Silva dalam skema pelatih Hansi Flick.
Selain Barcelona, Atlético Madrid, Benfica, sejumlah klub Liga Arab Saudi, hingga tim-tim Major League Soccer juga berupaya mendapatkan tanda tangan mantan pemain AS Monaco tersebut.
Faktor kedekatan dengan Jose Mourinho disebut menjadi salah satu alasan utama yang membuat Silva akhirnya memilih bergabung dengan Real Madrid.
Karier profesional Silva dimulai dari akademi Benfica sebelum berkembang pesat bersama AS Monaco pada 2014.
Penampilannya yang impresif di Prancis membuat Manchester City merekrutnya pada 2017 dengan nilai transfer sekitar 50 juta euro atau setara Rp953 miliar.
Selama hampir sembilan musim memperkuat The Citizens, Silva menjelma menjadi salah satu pemain paling konsisten di bawah asuhan Pep Guardiola.
Ia mencatatkan 460 pertandingan di seluruh kompetisi dengan torehan 76 gol serta berkontribusi besar dalam berbagai kesuksesan klub.
Bersama Manchester City, Silva berhasil mengoleksi 19 trofi bergengsi termasuk enam gelar Liga Primer Inggris dan satu trofi Liga Champions pada 2023.
Di level internasional, pemain kreatif tersebut telah mengumpulkan 109 penampilan bersama tim nasional Portugal.
Ia turut mengantarkan Portugal menjuarai UEFA Nations League pada 2019 dan 2025 serta saat ini tengah membela negaranya dalam ajang Piala Dunia.
“Real Madrid adalah tantangan baru dalam karier saya dan saya siap memberikan segalanya untuk klub ini,” demikian komitmen yang mencerminkan semangat baru Bernardo Silva setelah resmi membuka lembaran kariernya di Santiago Bernabeu.
Dampak Transfer Bernardo Silva bagi Real Madrid
Kehadiran Bernardo Silva diyakini akan menambah kreativitas lini tengah Real Madrid berkat fleksibilitasnya bermain sebagai gelandang serang, winger, maupun playmaker.
Pengalaman panjang di Liga Inggris dan kompetisi Eropa membuat Silva dipandang sebagai sosok yang mampu membawa keseimbangan sekaligus mental juara ke ruang ganti Los Blancos.
Transfer ini sekaligus menjadi sinyal bahwa Real Madrid sedang membangun fondasi baru untuk kembali bersaing di level tertinggi sepak bola Eropa dalam beberapa tahun ke depan.***