DENPASAR – Garuda TV memperkuat strategi pemberitaan berbasis daerah dengan menjadikan Bali sebagai salah satu pusat produksi konten lokal yang akan ditayangkan secara nasional. Langkah tersebut ditandai dengan beroperasinya biro Garuda TV dan Garuda FM Bali di Jalan Tantular I Nomor 17, Denpasar, Senin (3/8/2026), sebagai bagian dari upaya memperluas jangkauan informasi sekaligus mengangkat potensi daerah ke panggung nasional.
Kehadiran biro baru ini tidak hanya memperluas jaringan operasional Garuda TV, tetapi juga memperkuat kapasitas peliputan dari Bali agar berbagai isu strategis, kekayaan budaya, sektor pariwisata, ekonomi kreatif, hingga potensi daerah lainnya dapat dikemas menjadi tayangan yang menjangkau pemirsa di seluruh Indonesia.
Direktur Utama Garuda TV, Fahmi M. Anwari, mengatakan pembentukan biro di Bali merupakan bagian dari komitmen perusahaan untuk menghadirkan lebih banyak konten daerah yang berkualitas, edukatif, sekaligus memberikan manfaat bagi masyarakat.
“Garuda TV ingin merangkai beragam kekayaan budaya dan potensi daerah menjadi program televisi yang menarik dan mendidik. Kami juga ingin menjadi media yang menyajikan berita yang konstruktif dan bermanfaat bagi masyarakat Bali khususnya, dan tentu Indonesia pada umumnya,” ujar Fahmi melalui keterangan terulis. Selasa (4/8/2026)
Menurutnya, Bali memiliki kekayaan budaya, pariwisata, dan beragam potensi yang layak diperkenalkan kepada masyarakat Indonesia melalui pemberitaan yang akurat, berimbang, dan berkualitas. Kehadiran biro di Pulau Dewata diharapkan mampu mempercepat proses produksi konten sehingga berbagai informasi dari daerah dapat tersaji lebih cepat kepada publik nasional.
Selain memperkuat pemberitaan, Garuda TV juga ingin memberikan ruang yang lebih luas bagi daerah untuk memperkenalkan identitas dan keunggulannya melalui berbagai program televisi. Dengan demikian, informasi yang berasal dari Bali tidak hanya menjadi konsumsi masyarakat lokal, tetapi juga dapat dinikmati oleh pemirsa di berbagai wilayah Indonesia.
Fahmi juga mengapresiasi dukungan Kepala Biro Garuda TV dan Garuda FM Bali, I Made Muliawan Arya atau De Gadjah, yang dinilai berperan dalam percepatan pembentukan biro tersebut hingga resmi beroperasi.
Ia berharap tim redaksi dan produksi Garuda TV Bali mampu menghadirkan karya jurnalistik yang berkualitas sekaligus memperkenalkan kekayaan budaya dan potensi Pulau Dewata kepada masyarakat luas.
“Kami berharap tim Garuda TV Bali dapat menghadirkan berbagai sajian informasi dan kekayaan budaya Bali kepada pemirsa di seluruh Indonesia,” katanya.
Secara nasional, pembukaan biro Bali menjadi bagian dari strategi ekspansi jaringan Garuda TV. Biro Denpasar merupakan biro keenam yang diresmikan dari target pembangunan 21 biro di berbagai daerah. Hingga saat ini, Garuda TV telah memiliki jaringan di 14 biro yang tersebar mulai dari Banda Aceh hingga Jayapura.
Melalui perluasan jaringan tersebut, Garuda TV menargetkan arus informasi dari daerah semakin cepat, akurat, dan mampu menghadirkan perspektif yang lebih beragam mengenai perkembangan di berbagai wilayah Indonesia.
Sementara itu, Kepala Biro Garuda TV dan Garuda FM Bali, I Made Muliawan Arya, menyampaikan apresiasi kepada seluruh pihak yang telah mendukung berdirinya biro tersebut.
Ia mengucapkan terima kasih kepada Wakil Menteri Komunikasi dan Digital RI Angga Raka Prabowo serta Direktur Utama Garuda TV Fahmi M. Anwari atas dukungan yang diberikan sehingga Garuda TV dan Garuda FM Bali dapat berdiri dalam waktu yang relatif singkat.
Peresmian biro Garuda TV dan Garuda FM Bali turut dihadiri Wakil Menteri Komunikasi dan Digital RI Angga Raka Prabowo, Kapolda Bali Irjen Pol. Daniel Adityajaya, Bupati Badung I Wayan Adi Arnawa, Kajati Bali Setyawan Budi Cahyono, Kapendam IX/Udayana Kolonel Amrizal Nasution, Kapolresta Denpasar Kombes Pol. Leonardo David Simatupang, GM Networks Garuda TV Bambang Purwadi, Mitra Utama Biro Bali Yusdi Diaz, serta sejumlah tokoh dan tamu undangan lainnya.
Dengan mulai beroperasinya biro di Denpasar, Garuda TV berharap semakin banyak cerita, budaya, inovasi, dan potensi Bali yang dapat hadir di layar nasional melalui pemberitaan yang konstruktif, berimbang, dan memberikan nilai tambah bagi masyarakat.



