JAKARTA – Celta Vigo menegaskan statusnya sebagai penantang papan atas Liga Spanyol setelah menundukkan Rayo Vallecano dengan skor telak 3-0 pada pekan ke-20 La Liga di Stadion Balaidos, Vigo.
Celta Vigo langsung menunjukkan kontrol permainan meski Rayo Vallecano sempat mengambil inisiatif serangan melalui Jorge de Frutos yang masih mampu dimentahkan kiper tuan rumah Ionut Radu.
Tekanan Celta mulai terasa ketika Bryan Zaragoza melepaskan tembakan berbahaya yang memaksa kiper Rayo Augusto Batalla melakukan penyelamatan krusial.
Keunggulan tuan rumah akhirnya tercipta pada menit ke-40 setelah umpan terukur Hugo Alvarez diselesaikan dengan tembakan akurat Sergio Carreira yang mengubah skor menjadi 1-0.
Memasuki babak kedua, dominasi Celta berlanjut setelah Bryan Zaragoza dilanggar Alfonso Espino di kotak penalti sehingga wasit menunjuk titik putih.
Zaragoza yang maju sebagai eksekutor sukses menjalankan tugasnya pada menit ke-54 usai mengecoh Batalla dan membawa Celta unggul 2-0.
Situasi Rayo Vallecano semakin sulit setelah bek tengah Nobel Mendy diganjar kartu merah langsung pada menit ke-66 usai tinjauan VAR akibat pelanggaran keras terhadap Williot Swedberg.
Keunggulan jumlah pemain dimanfaatkan maksimal oleh Celta Vigo ketika Javi Rueda mencetak gol ketiga pada menit ke-79 melalui bola rebound hasil tembakan Carreira yang sempat ditepis Batalla.
Hingga peluit panjang dibunyikan, Celta terus menekan namun skor 3-0 tetap bertahan sebagai hasil akhir laga.
Tambahan tiga poin ini membuat Celta Vigo kukuh di peringkat ketujuh klasemen sementara Liga Spanyol dengan koleksi 32 poin dari 20 laga, unggul sepuluh angka atas Rayo Vallecano yang turun ke posisi ke-12.***
