JAKARTA — Bintang AC Milan, Christian Pulisic, menorehkan pencapaian yang mengejutkan jagat sepak bola internasional.
Usai tampil gemilang di musim 2024–2025, pemain asal Amerika Serikat ini menyabet penghargaan Pemain Sepak Bola Terbaik ESPY 2025.
Ia melewati sederet nama besar seperti Lamine Yamal dari Barcelona dan peraih gelar sebelumnya, Lionel Messi serta Kylian Mbappe.
Seperti dilaporkan World Soccer, Jumat (18/7/225), dalam kurun waktu yang singkat, Pulisic berhasil mengubah narasi kariernya.
Dari pemain yang sempat diragukan di Chelsea, kini ia menjelma jadi pahlawan Rossoneri.
Menjalani musim penuh penebusan, ia tampil dalam 50 laga bersama AC Milan dengan kontribusi impresif: 17 gol dan 12 assist di berbagai kompetisi.
Catatan ini bukan hanya menghidupkan kembali reputasinya di Eropa, tetapi juga meningkatkan statusnya di mata publik Amerika.
Puncaknya terjadi saat malam penganugerahan ESPY 2025, yang dipandu komedian Shane Gillis.
Nama Pulisic diumumkan sebagai pemenang dalam kategori sepak bola, mengejutkan banyak pihak karena ia mengalahkan Lamine Yamal—bintang muda Spanyol yang baru saja mengantar negaranya juara Euro 2024 dan tampil sensasional sepanjang musim di level klub dan internasional.
Konsistensi, Fokus Klub, dan Dukungan Fans
Meski Pulisic memilih absen dari Piala Emas 2025 dan menolak tawaran besar dari klub Arab Saudi tempat Cristiano Ronaldo berkarier, keputusannya fokus di level klub terbayar manis.
Dukungan fanatik dari basis penggemarnya di AS turut memberikan pengaruh besar, mengingat pemenang ESPY ditentukan lewat kombinasi suara penggemar, jurnalis, dan insan ESPN.
“Suara penggemar memiliki pengaruh besar, terutama pada kategori dengan daya tarik global,” ungkap sumber ESPN.
Hal inilah yang diyakini membuat Pulisic unggul atas Yamal—meski sang wonderkid mencatatkan 106 penampilan senior, dengan kontribusi 59 gol sejak debutnya di 2023.
Bagi Pulisic, kemenangan ini bukan sekadar trofi personal, melainkan validasi perjalanan penuh perjuangan. Ia kini sejajar dengan legenda-legenda besar seperti Ronaldinho, Ronaldo Nazario, hingga Lionel Messi—yang pernah meraih gelar serupa.
Sejarah ESPY dan Nama Pulisic di Antara Legenda
Penghargaan Excellence in Sports Performance Yearly (ESPY) telah mengabadikan sejumlah ikon sepak bola sejak tahun 2000.
Pemenangnya antara lain:
- Mia Hamm (2000, 2001, 2004, 2005)
- Ronaldo Nazario (2003)
- David Beckham (2004)
- Ronaldinho (2006)
- Lionel Messi (2023)
- Kylian Mbappe (2024)
- Christian Pulisic (2025)
Penghargaan untuk kategori sepak bola sempat vakum selama hampir dua dekade, sebelum diaktifkan kembali pada 2023.
Dengan keberhasilannya kali ini, Pulisic tak hanya mencetak sejarah bagi dirinya, tapi juga membawa nama sepak bola Amerika Serikat ke pentas global yang lebih tinggi.***