LONDON — Cole Palmer kembali harus meninggalkan pemusatan latihan Inggris setelah mengalami masalah kebugaran yang membuatnya tidak bisa memperkuat skuad Thomas Tuchel.
Absennya Palmer menjadi perhatian karena pemain Chelsea itu sebelumnya mendapatkan kesempatan kembali ke timnas setelah mengawali musim dengan performa yang mengesankan.
Namun, masalah kebugaran kembali menghambat langkah Palmer untuk membangun posisi penting di bawah kepemimpinan Tuchel.
Pelatih Inggris itu menyebut Palmer terlalu sering kehilangan kesempatan untuk menunjukkan kemampuannya secara langsung dalam lingkungan tim nasional.
“Menurut pemahaman saya, dia bermain dengan rasa tidak nyaman dan sakit sehingga tidak bisa bersaing di level tertinggi,” kata Tuchel dikutip Sports Illustrated, Minggu (27/9/2026).
“Karena itu, dia mengundurkan diri dan memberi tahu kami, begitu pula Chelsea,” lanjutnya.
Tuchel menegaskan keputusan tersebut bukan bagian dari strategi mengatur beban bermain Palmer bersama Inggris.
“Pemahaman saya seperti itu, kami tidak sedang mengatur beban bermain,” ujar Tuchel mengenai kondisi Palmer.
“Itulah alasan kami memanggilnya, jadi tentu ini merupakan kesempatan yang terlewat,” kata pelatih asal Jerman tersebut.
“Ini kesempatan lain yang terlewat, dia terlalu sering kehilangan kesempatan dan saya tidak menyalahkannya,” lanjut Tuchel.
“Itu hanya fakta bahwa dia terlalu sering melewatkan pemusatan latihan,” tegasnya.
Menurut Tuchel, pemain hanya bisa benar-benar dinilai ketika hadir langsung dalam pemusatan latihan dan mengikuti sesi bersama skuad.
“Saya hanya bisa menilai apa yang saya lihat di tim saya, dan untuk itu Anda harus berada di pemusatan latihan,” katanya.
“Jika Anda tidak berada di sana, ada level berikutnya untuk membuat saya terkesan yang tidak bisa dicapai,” ujar Tuchel.
“Hal itu hanya bisa dilakukan ketika Anda benar-benar bersama saya dan tim di lapangan,” tambahnya.
Tuchel menilai absennya Palmer kembali menjadi kerugian tersendiri karena kesempatan membangun kepercayaan pelatih di level internasional menjadi berkurang.
Kondisi tersebut semakin penting mengingat persaingan lini serang Inggris kini cukup padat dengan banyak pemain yang memiliki karakter permainan serupa.
Jude Bellingham menjadi salah satu pemain yang bersaing di area tersebut, sementara Morgan Rogers, Morgan Gibbs-White dan Eberechi Eze juga tersedia.
Situasi Palmer semakin menantang karena Phil Foden juga menjadi contoh bahwa reputasi di level klub tidak otomatis menjamin tempat utama di timnas.
Tuchel sebelumnya pernah menunjukkan bahwa penilaian terhadap pemain Inggris sangat bergantung pada apa yang ditampilkan secara langsung dalam lingkungan tim nasional.
Bellingham bahkan pernah tidak dipanggil ke salah satu pemusatan latihan meski telah pulih dari cedera dan ingin bergabung dengan skuad.
Keputusan tersebut menunjukkan bahwa Tuchel memberikan perhatian besar terhadap kontribusi pemain selama agenda internasional.
Bagi Palmer, waktu masih terbuka untuk mengubah situasi karena Inggris belum menghadapi turnamen besar dalam waktu dekat.
Namun, pemain Chelsea itu perlu menjaga kebugaran dan memanfaatkan setiap kesempatan agar dapat kembali meyakinkan Tuchel secara langsung.***