TANGERANG SELATAN — Universitas Terbuka (UT) mendorong hasil penelitian agar tidak berhenti sebagai karya akademik dengan mempertemukan puluhan inovasi hasil riset dengan pemerintah, dunia usaha, industri, lembaga pendidikan, komunitas, dan media.
Upaya tersebut diwujudkan melalui Gelar Hasil Riset dan Inovasi Pendidikan Jarak Jauh (GALERI PJJ-UT) yang digelar di Universitas Terbuka Convention Center (UTCC), Tangerang Selatan, Rabu (23/9/2026).
Kegiatan yang mengangkat tema “Beyond Innovation: Riset Berkualitas, Dampak Meluas” itu menjadi ruang untuk memperkenalkan 50 produk riset sekaligus membuka peluang kolaborasi agar berbagai temuan dapat dikembangkan dan dimanfaatkan secara lebih luas.
GALERI PJJ-UT diselenggarakan oleh Pusat Riset dan Inovasi Pendidikan Jarak Jauh (PRIPJJ), Lembaga Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat (LPM) UT, melalui rangkaian pameran, seminar, diskusi hasil penelitian, hingga showcase inovasi.
Dari total 50 stan yang tersedia, sebanyak 20 stan diisi peneliti UT yang telah membawa hasil penelitian mereka menuju tahap hilirisasi.
Para peneliti UT tersebut berbagi ruang dengan sejumlah institusi, antara lain Jakarta Smart City, Universitas Andalas, Universitas Padjadjaran, Binus ASO School of Engineering, dan Politeknik Negeri Media Kreatif.
Kolaborasi juga diperkuat dengan kehadiran mitra seperti Gramedia Printing, ESDA, EICI, dan IFT yang menunjukkan pentingnya keterlibatan berbagai sektor dalam mengembangkan hasil penelitian.
Dari sektor industri, GALERI PJJ-UT turut melibatkan PT Ezra Robotics Teknologi dan PT Erlass Prokreatif Indonesia untuk membuka peluang pemanfaatan inovasi yang lebih dekat dengan kebutuhan dunia usaha.

Sementara dari lingkungan pendidikan menengah, sejumlah sekolah yang berpartisipasi antara lain SMA Kharisma Bangsa, SMK Telkom Jakarta, SMKN 2 Kota Tangerang Selatan, SMKN 8 Kota Tangerang Selatan, SMKN 2 Depok, SMK Bina Rahayu, dan SMK Al-Hasra.
Keterlibatan Nusantara TV dan INews turut melengkapi ekosistem tersebut dengan membawa unsur media dalam proses penyebarluasan informasi mengenai hasil riset dan inovasi.
Kehadiran berbagai unsur tersebut memperlihatkan penerapan pendekatan pentahelix, yakni kolaborasi akademisi, pemerintah, pelaku bisnis, komunitas, dan media untuk mempercepat pengembangan serta pemanfaatan inovasi.
Perspektif mengenai pentingnya membawa hasil penelitian menuju tahap yang lebih luas turut disampaikan melalui keynote oleh Prof. Dr. Arif Satria, S.P., M.Si. selaku Kepala Badan Riset dan Inovasi Nasional (BRIN).
Agenda GALERI PJJ-UT juga menghadirkan talkshow bertajuk “Deep Innovation, Broad Impact” yang dimoderatori Prof. Dr. Fatia Fatimah, S.Si., M.Pd.
Talkshow tersebut menghadirkan Prof. Dr. Eng. Yudi Darma, S.Si., M.Si. selaku Direktur Diseminasi dan Pemanfaatan Sains dan Teknologi, Direktorat Jenderal Sains dan Teknologi, Kemendiktisaintek RI.
Narasumber lainnya yakni Dr. Andrieansjah, S.T., S.H., M.M., Direktur Direktorat Paten, Desain Tata Letak Sirkuit Terpadu, dan Rahasia Dagang, Kementerian Hukum RI, serta Arifa Tan selaku Founder Indonesia Future Technology Group.
Tidak hanya memperkenalkan inovasi, kegiatan tersebut juga menghadirkan sesi Showcase untuk memperlihatkan produk dan praktik terbaik yang telah diterapkan serta menghasilkan dampak dalam penggunaannya.
Sesi Showcase dimoderatori Adhi Susilo, S.Pt., M.Biotech.St., Ph.D., dengan menghadirkan Arif Mushariadi dari Indonesia Lead Pinball, Andre Surya selaku Founder ESDA–Enspire School of Digital Arts & Game Development, dan Dr. Hasrianti, S.Si., M.Si. dari Universitas Terbuka.
Rektor Universitas Terbuka, Prof. Dr. Ali Muktiyanto, S.E., M.Si., menilai penguatan ekosistem riset merupakan bagian penting dari kontribusi perguruan tinggi dalam melahirkan inovasi yang relevan dengan kebutuhan masyarakat.
Menurutny forum ini menjadi bukti perguruan tinggi hadir sebagai pusat inovasi yang tidak hanya mencetak lulusan unggul, tetapi juga melahirkan terobosan nyata bagi masyarakat.
Ali juga mendorong seluruh pegawai UT, baik yang bekerja di tingkat pusat maupun daerah, untuk terus mengambil bagian dalam pengembangan penelitian sebagai bagian dari upaya mewujudkan pendidikan tinggi yang memiliki daya saing global.
Melalui GALERI PJJ-UT, UT berupaya memperpendek jarak antara hasil penelitian dan kebutuhan nyata dengan mempertemukan peneliti dengan pihak yang memiliki kapasitas untuk mengembangkan, menerapkan, dan memperluas manfaat inovasi.
Dengan demikian, keberhasilan sebuah riset tidak hanya diukur dari selesainya penelitian atau tampilnya sebuah produk dalam pameran, tetapi juga dari sejauh mana pengetahuan tersebut dapat digunakan dan menghasilkan manfaat bagi masyarakat. ***