Garuda Tv – Insiden kericuhan yang terjadi dalam sebuah forum diskusi di Universitas Gadjah Mada (UGM), Yogyakarta, memunculkan kembali perdebatan mengenai pentingnya menjaga kebebasan mimbar akademik dan ruang dialog yang sehat di lingkungan perguruan tinggi.
Acara bertajuk “Kopdar Bareng Mas Dar” yang berkolaborasi dengan Total Politik tersebut awalnya diselenggarakan sebagai forum komunikasi terbuka antara mahasiswa dengan sejumlah tokoh publik. Diskusi menghadirkan Menteri Pemuda dan Olahraga Dito Ariotedjo, Menteri Agraria dan Tata Ruang/Kepala BPN Nusron Wahid, Budiman Sudjatmiko, serta peserta dari berbagai kampus di wilayah Jogja Raya.
Namun, jalannya kegiatan sempat terganggu akibat aksi penolakan yang dilakukan oleh sekelompok peserta. Situasi yang awalnya berlangsung kondusif berubah menjadi tidak terkendali hingga narasumber harus meninggalkan lokasi kegiatan.
Founder Nusantara Young Leaders (NYL), Rahman Toha, menyayangkan terjadinya tindakan yang dinilai mengarah pada pemaksaan kehendak dalam forum akademik tersebut. Menurutnya, kampus seharusnya menjadi ruang yang menjunjung tinggi kebebasan berpikir dan pertukaran gagasan secara terbuka.
Rahman menegaskan bahwa perbedaan pandangan merupakan bagian yang tidak terpisahkan dari kehidupan akademik. Oleh karena itu, penyampaian kritik sebaiknya dilakukan melalui argumentasi yang rasional dan dialog yang konstruktif.
“Kampus adalah ruang di mana mimbar bebas akademik dihargai. Bukan otot yang dikedepankan, melainkan daya nalar, logika, dan dialektika,” ujarnya.
Ia juga menilai bahwa tindakan yang berujung pada terganggunya forum diskusi justru berpotensi mengaburkan substansi aspirasi yang hendak disampaikan oleh mahasiswa. Padahal, kehadiran pejabat publik di lingkungan kampus dapat menjadi kesempatan bagi mahasiswa untuk menguji kebijakan pemerintah secara langsung melalui pertanyaan dan kritik yang berbasis data.
Lebih lanjut, Rahman menyatakan komitmennya untuk terus mendorong terciptanya ruang diskusi yang inklusif, egaliter, serta bebas dari prasangka. Menurutnya, keterlibatan generasi muda dalam proses demokrasi perlu dibangun melalui budaya dialog yang sehat tanpa menghilangkan sikap kritis.
Peristiwa di UGM menjadi pengingat bahwa kampus memiliki peran strategis sebagai laboratorium gagasan, tempat berbagai pandangan dapat dipertemukan dalam suasana saling menghormati. Menjaga ruang dialog tetap terbuka dinilai penting agar kebebasan akademik dapat berjalan seiring dengan kedewasaan dalam berdemokrasi.
Caption, Editor & Upload: Tijani
GARUDA TV – Digital TV Indonesia, Berita Terpercaya
Saksikan Garuda TV di Free to Air atau Streaming melalui:
www.garuda.tv | YouTube Garuda TV | Aplikasi Vidio | Wewatch | IndiHome CH111 | Transvision CH824 | FirstMedia CH45
Scan ulang saluran digital kamu sekarang ya dan saksikan terus program-program seru terbaru hanya di GarudaTV.
🔴 Subscribe GarudaTV Official Youtube Channel https://www.youtube.com/@garudatv.official
🔴 Follow our Official TikTok https://www.tiktok.com/@garudatvnews
🔴 Like our Official Facebook https://www.facebook.com/garudatv.official
🔴 Follow our Official Instagram https://www.instagram.com/garudatv.official/