NEW YORK, AS — Presiden Türkiye Recep Tayyip Erdogan bertemu Presiden Polandia Karol Nawrocki di Turkevi Center, New York, Amerika Serikat, Selasa (22/9/2026). Pertemuan bilateral di sela Sidang Umum PBB itu membahas penguatan perdagangan dan industri pertahanan hingga perkembangan konflik Rusia-Ukraina serta situasi di Gaza.
Pertemuan tersebut menjadi bagian dari agenda Erdogan selama berada di New York untuk menghadiri rangkaian Sidang Umum PBB. Berdasarkan keterangan Direktorat Komunikasi Türkiye, kedua pemimpin juga membahas berbagai isu kawasan dan perkembangan geopolitik global.
Salah satu perhatian utama Erdogan adalah hubungan ekonomi antara Ankara dan Warsawa. Ia menekankan perlunya langkah konkret untuk meningkatkan volume perdagangan kedua negara.
Selain perdagangan, industri pertahanan menjadi sektor yang dinilai strategis dalam hubungan Türkiye dan Polandia. Kedua negara sebelumnya telah membangun hubungan kerja sama dalam sejumlah bidang dan memperkuat hubungan bilateral melalui kemitraan strategis.
Hubungan Türkiye-Polandia juga memiliki sejarah panjang dalam isu keamanan Eropa. Türkiye mendukung keanggotaan Polandia di NATO pada 1999. Di sisi lain, Polandia memberikan dukungan terhadap proses aksesi Türkiye ke Uni Eropa.
Kemitraan kedua negara kemudian diperkuat melalui deklarasi bersama mengenai peningkatan hubungan menjadi kemitraan strategis yang ditandatangani pada 2009.
Erdogan Bahas Upaya Akhiri Perang Rusia-Ukraina
Agenda pembicaraan juga mencakup perang Rusia-Ukraina. Erdogan kembali menegaskan posisi Türkiye yang berupaya mengambil peran dalam mendorong berakhirnya konflik tersebut.
Türkiye juga menaruh perhatian terhadap keamanan jalur pelayaran di Laut Hitam yang menjadi salah satu kawasan penting dalam dinamika perang Rusia-Ukraina.
“Presiden Erdogan menyatakan bahwa kami sedang berupaya untuk mengakhiri Perang Rusia-Ukraina dan khususnya bekerja untuk memastikan keamanan navigasi di Laut Hitam,” demikian keterangan Direktorat Komunikasi Türkiye yang dikutip TRT World.
Isu keamanan Laut Hitam menjadi bagian penting dalam pembahasan karena kawasan tersebut berkaitan dengan jalur perdagangan dan pergerakan komoditas internasional.
Dalam pertemuan itu, Erdogan juga menyampaikan pandangan Türkiye mengenai situasi di Gaza. Ia menekankan pentingnya dukungan masyarakat internasional terhadap upaya mencapai perdamaian dan stabilitas di kawasan tersebut.
“Presiden Erdogan menegaskan bahwa penting bagi komunitas internasional untuk mempertahankan dukungannya terhadap solusi dua negara guna menjamin perdamaian dan stabilitas di Gaza,” demikian keterangan tersebut.
Erdogan Undang Nawrocki ke COP31
Selain membahas isu bilateral dan konflik global, Erdogan turut mengundang Nawrocki untuk menghadiri Konferensi Tingkat Tinggi Pemimpin COP31.
KTT tersebut dijadwalkan berlangsung di Antalya, Türkiye, pada November mendatang. Undangan itu disampaikan sebagai bagian dari upaya memperkuat keterlibatan Polandia dalam agenda internasional yang akan digelar Türkiye.
Pertemuan Erdogan dan Nawrocki dengan demikian mencakup sejumlah agenda strategis, mulai dari peningkatan perdagangan dan kerja sama industri pertahanan hingga isu perang Rusia-Ukraina, Gaza, keamanan Laut Hitam, dan agenda perubahan iklim melalui COP31.