JAKARTA – Bagi penderita asam lambung, menjaga pola makan dan minum menjadi hal penting. Salah satu pertanyaan yang kerap muncul adalah apakah aman mengonsumsi air es. Jawabannya tidak sesederhana “boleh” atau “tidak”, karena respons tubuh tiap orang bisa berbeda.
Beberapa hal yang perlu diperhatikan:
- Dampak suhu dingin pada lambung – Air es dapat memicu kontraksi otot lambung lebih cepat, sehingga produksi asam meningkat dan menimbulkan rasa tidak nyaman
- Pengaruh pada pencernaan – Proses penyesuaian suhu air dingin dapat memperlambat pencernaan dan meningkatkan risiko refluks.
- Alternatif lebih aman – Air suhu ruangan atau hangat lebih mudah diterima lambung dan membantu pencernaan.
- Efek mati rasa sementara – Sensasi lega setelah minum air es hanya bersifat sementara, bukan solusi bagi iritasi lambung.
- Risiko nyeri dada – Suhu ekstrem bisa memicu spasme otot esofagus, terutama pada penderita GERD.
Kesimpulannya, air es berpotensi memperburuk gejala asam lambung. Pilihan yang lebih aman adalah air hangat atau suhu ruangan. Jika gejala tetap muncul, sebaiknya segera berkonsultasi dengan dokter untuk penanganan yang tepat.