JAKARTA – Maluku Utara kembali diguncang gempa bumi pada Rabu, 12 Agustus 2026, berdasarkan pemantauan Badan Meteorologi, Klimatologi dan Geofisika (BMKG).
Informasi BMKG mencatat aktivitas gempa berlangsung sejak dini hari dengan sejumlah pembaruan parameter dari hasil pemantauan seismik.
Data awal menunjukkan gempa pertama tercatat pada pukul 03.15.50 WIB dengan koordinat 1,55 lintang dan 128,39 bujur.
Gempa awal tersebut memiliki kedalaman 13 kilometer dengan magnitudo yang berada di kisaran 4,6 berdasarkan beberapa metode pengukuran.
Aktivitas berikutnya menunjukkan perubahan parameter gempa dengan lokasi sekitar 1,54 lintang dan 128,36 bujur.
Pada pembaruan berikutnya, magnitudo gempa meningkat hingga 4,87 dengan kedalaman relatif dangkal, yakni sekitar 10 kilometer.
Rangkaian pemantauan kemudian mencatat gempa lain dengan kekuatan hingga 4,89 pada koordinat sekitar 1,56 lintang dan 128,34 bujur.
Parameter terbaru dalam riwayat tersebut menunjukkan magnitudo mencapai 5,13 pada pukul 03.19.22 WIB dengan kedalaman 10 kilometer.
Catatan BMKG juga memperlihatkan adanya aktivitas gempa susulan atau pembaruan kejadian pada pukul 04.20.38 WIB.
Gempa pada waktu tersebut tercatat berada di sekitar koordinat 1,53 lintang dan 128,35 bujur dengan kedalaman 13 kilometer.
Sementara itu, BMKG mencantumkan waktu kejadian gempa pada pukul 06.33.13 WIB dalam informasi pemantauan yang tersedia.
Perbedaan waktu pada sejumlah catatan dapat berkaitan dengan pembaruan atau pemrosesan parameter gempa secara real-time oleh sistem pemantauan.
Hingga informasi ini disusun, data yang tersedia belum memuat keterangan mengenai dampak kerusakan maupun korban akibat aktivitas gempa tersebut.
Masyarakat di wilayah yang merasakan getaran diimbau tetap tenang dan mengikuti informasi resmi BMKG untuk memperoleh perkembangan terbaru.
Pemantauan terhadap aktivitas seismik tetap diperlukan karena parameter gempa dapat mengalami pembaruan seiring bertambahnya data dari jaringan sensor.***


