JAKARTA – Gempa bumi berkekuatan magnitudo 4,0 mengguncang wilayah Semenanjung Minahassa, Sulawesi, pada Jumat siang, 6 Februari 2026 pukul 13:57 WIB.
Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) mencatat episentrum gempa berada di koordinat 0,33 Lintang Selatan dan 122,89 Bujur Timur dengan kedalaman 66 kilometer di bawah permukaan laut.
Meski berpusat cukup dalam, getaran gempa sempat dirasakan oleh warga di beberapa daerah sekitarnya, namun belum ada laporan kerusakan ataupun korban jiwa hingga kini.
BMKG memastikan gempa kali ini tidak berpotensi tsunami, namun masyarakat tetap diimbau untuk waspada terhadap gempa susulan yang mungkin terjadi.
Gempa dangkal seperti ini biasanya dipicu oleh aktivitas sesar lokal yang kerap terjadi di wilayah utara Sulawesi, salah satu kawasan dengan tingkat seismik paling aktif di Indonesia.
Sejumlah warga mengaku merasakan guncangan ringan selama beberapa detik, terutama di wilayah pesisir dan daerah berbukit di sekitar Semenanjung Minahassa.
Sementara itu, otoritas lokal dilaporkan telah melakukan pemantauan di lokasi terdampak guna memastikan keamanan infrastruktur dan pelayanan publik tetap berjalan normal.
Sebelumnya gempa tektonik mengguncang wilayah Pacitan, Jawa Timur, dan sekitarnya pada Jumat dini hari, pukul 01.06 WIB.
Pusat gempa berada di laut pada koordinat 8,98° LS dan 111,18° BT, sekitar 89 km tenggara Kota Pacitan, dengan kedalaman 58 km. Gempa ini termasuk jenis dangkal akibat aktivitas subduksi lempeng.***