Seorang pemegang tiket lotre Powerball di negara bagian Arkansas, Amerika Serikat, mendapat kado Natal yang nyaris tak terbayangkan. Tiket yang dibelinya berhasil memenangkan jackpot senilai US$1,817 miliar atau sekitar Rp28,1 triliun, dalam pengundian yang berlangsung pada malam Natal, Selasa (24/12/2025).
Pihak Powerball mengonfirmasi pada Rabu (25/12/2025) bahwa kemenangan tersebut merupakan hadiah lotre terbesar kedua dalam sejarah Amerika Serikat. Tiket yang terjual di wilayah selatan AS itu sukses mencocokkan seluruh enam angka kemenangan.
Adapun angka keberuntungan yang keluar dalam undian malam Natal tersebut adalah 4, 25, 31, 52, dan 59.
Pemenang kini dihadapkan pada dua opsi pencairan hadiah. Opsi pertama adalah pembayaran tunai sekaligus (lump sum) sebesar US$834,9 juta atau sekitar Rp12,9 triliun. Sementara opsi kedua adalah pembayaran anuitas selama 30 tahun, dengan total hadiah penuh sebesar US$1,817 miliar yang dicairkan secara bertahap setiap tahun.
Otoritas Powerball menegaskan bahwa kedua pilihan tersebut tetap akan dikenakan potongan pajak federal dan pajak negara bagian sesuai ketentuan hukum yang berlaku.
Peluang Menang Nyaris Mustahil
Kemenangan ini disebut sebagai keajaiban statistik. Berdasarkan data Powerball, peluang untuk memenangkan jackpot tersebut hanya 1 banding 292,2 juta.
Profesor matematika dari Davidson College, Tim Chartier, menggambarkan kecilnya peluang tersebut secara ekstrem. Menurutnya, membeli 100 tiket lotre ibarat hanya memiliki 100 kesempatan untuk menebak satu detik yang tepat dalam rentang waktu sembilan tahun.
Tahun 2025 sendiri menjadi periode luar biasa bagi Powerball. Ini merupakan kedua kalinya dalam satu tahun hadiah utama melampaui US$1 miliar, setelah sebelumnya terjadi 46 kali pengundian berturut-turut tanpa pemenang.
Hingga kini, identitas pemenang asal Arkansas tersebut belum diumumkan ke publik. Dengan kemenangan ini, rekor jackpot Powerball terbesar sepanjang sejarah kini tercatat sebagai berikut:
-
US$2,04 miliar – California, November 2022
-
US$1,817 miliar – Arkansas, Desember 2025
-
US$1,787 miliar – Missouri & Texas, September 2025