JAKARTA – Brasil vs Norwegia menjadi salah satu laga paling dinanti pada babak 16 besar Piala Dunia 2026 karena mempertemukan dua tim yang sama-sama membawa ambisi besar menuju perempat final.
Jelang pertandingan tersebut, tensi mulai meningkat bukan hanya di atas lapangan, tetapi juga melalui perang komentar yang melibatkan gelandang Brasil Bruno Guimaraes dan striker Norwegia Erling Haaland.
Guimaraes menilai pernyataan Haaland yang menjagokan Brasil sebagai favorit juara bukan sekadar pujian, melainkan bagian dari strategi psikologis untuk mengurangi tekanan yang membebani tim Norwegia.
Menurut pemain Newcastle United itu, lawannya berupaya mengalihkan ekspektasi publik kepada Brasil agar Norwegia dapat tampil lebih lepas saat pertandingan dimulai.
Meski demikian, Guimaraes menegaskan hasil pertandingan tidak akan ditentukan oleh komentar sebelum laga, melainkan oleh performa kedua tim selama 90 menit di lapangan.
“Dia sangat licik dalam apa yang dia katakan, dia melepaskan semua tanggung jawab dari mereka dan menimpakannya kepada kami. Sepak bola ditentukan di lapangan, sebelas lawan sebelas,” kata Guimaraes saat berbincang dengan Caze TV, Minggu, 5 Juli 2026.
Pemain berusia 28 tahun itu juga mengingatkan bahwa Norwegia tetap merupakan lawan yang sangat berbahaya meski tidak banyak dijagokan dalam duel kali ini.
Ia menilai kekuatan fisik para pemain Norwegia menjadi salah satu ancaman terbesar yang wajib diantisipasi sepanjang pertandingan.
Selain itu, Brasil juga mewaspadai kemampuan lawannya dalam memaksimalkan situasi bola mati maupun duel udara yang kerap menjadi senjata mematikan.
Guimaraes mengungkapkan tim pelatih Brasil telah menyusun pendekatan khusus untuk membatasi pengaruh Haaland selama pertandingan berlangsung.
Fokus utama Selecao adalah memutus aliran bola menuju Haaland sehingga striker andalan Norwegia itu tidak memperoleh ruang untuk menciptakan peluang berbahaya.
“Saya pernah bermain melawannya, bagi saya, dia adalah salah satu penyerang terbaik di dunia bersama Harry Kane.”
“Kami harus memastikan bola tidak sampai kepadanya karena satu peluang saja bisa menentukan hasil pertandingan,” ucap Guimaraes.
Selain menjaga Haaland, Guimaraes juga menaruh perhatian pada duel di sektor tengah menghadapi kapten Norwegia Martin Odegaard.
Ia menilai persaingan di lini tengah akan menjadi faktor penting yang berpengaruh terhadap jalannya pertandingan dan peluang Brasil menguasai permainan.
Guimaraes berharap mampu memenangkan duel tersebut demi membuka jalan bagi Brasil untuk mengamankan tiket menuju babak delapan besar.
“Saya berharap bisa unggul, pertandingan memang dimainkan secara kolektif, tetapi duel individu juga sangat penting. Saya ingin terus menorehkan sejarah bersama Brasil di turnamen ini,” ujar Guimaraes.
Pertandingan Brasil kontra Norwegia diperkirakan berlangsung dalam tempo tinggi karena kedua tim memiliki pemain-pemain berkualitas yang mampu mengubah jalannya laga dalam satu momen.
Duel ini bukan hanya menjadi perebutan tiket menuju perempat final Piala Dunia 2026, tetapi juga menjadi panggung pembuktian bagi dua kekuatan yang sama-sama percaya diri melangkah lebih jauh di turnamen.
Duel panas Brasil vs Norwegia dalam memperebutkan tiket perempat final berlangsung MetLife Stadium, New Jersey, Senin (6/7/2026) pukul 03.00 WIB.***