JAKARTA — Pencarian lima wartawan dan tiga orang kru kapal yang hilang kontak di perairan Selat Sunda memasuki hari keempat dengan temuan baru dari tim gabungan.
KAL Anyer milik TNI AL kembali menemukan sebuah pelampung yang mengapung di perairan Anyer pada Jumat (11/9/2026).
Lokasi temuan pelampung tersebut berada sekitar 3 mil dari titik penemuan pelampung sebelumnya.
Setelah dievakuasi dari laut, pelampung langsung dibawa ke posko pencarian untuk menjalani proses pemeriksaan dan identifikasi.
TNI AL bersama Tim SAR Gabungan belum memastikan apakah pelampung itu berkaitan dengan lima jurnalis yang sedang dicari.
Tim pencarian memilih tidak berspekulasi sebelum pemeriksaan terhadap barang temuan tersebut menghasilkan informasi yang lebih jelas.
“Hingga saat ini, TNI AL dan Tim SAR Gabungan tidak berspekulasi karena belum dapat dipastikan apakah pelampung yang ditemukan tersebut merupakan milik lima jurnalis yang hilang kontak atau tidak,” demikian keterangan Dinas Penerangan Angkatan Laut, Jumat.
Pemeriksaan dilakukan untuk mengetahui kemungkinan keterkaitan pelampung dengan keberadaan lima jurnalis yang hilang kontak.
Pencarian masih terus berlangsung dengan menyisir sejumlah wilayah perairan yang diperkirakan menjadi lokasi terakhir para jurnalis.
Kelima jurnalis tersebut sebelumnya dilaporkan hilang kontak saat menjalankan tugas jurnalistik terkait aktivitas Gunung Anak Krakatau.
TNI AL dan seluruh unsur SAR Gabungan masih mengoptimalkan pencarian melalui penyisiran wilayah laut yang dianggap memiliki keterkaitan dengan kejadian tersebut.
“TNI AL bersama tim gabungan akan terus berupaya menyisir perairan-perairan yang diduga menjadi lokasi hilang kontaknya para pejuang informasi saat meliput aktivitas Gunung Anak Krakatau,” tambah Dispenal.
Upaya pencarian akan terus dilakukan hingga terdapat perkembangan mengenai keberadaan kelima jurnalis yang tengah menjalankan tugas di kawasan Selat Sunda.***