SINGAPURA — Harapan Jepang untuk menggagalkan dominasi China pada sektor tunggal putri pupus sudah. Akane Yamaguchi harus mengakui keunggulan wakil Negeri Tirai Bambu, Wang Zhi Yi, pada semifinal Singapore Open 2025 yang digelar di Singapore Indoor Stadium, Sabtu (31/5/2025).
Rival tangguh Gregoria Mariska Tunjung itu takluk dalam pertarungan sengit tiga gim dengan skor 12-21, 21-12, dan 17-21. Hasil ini memastikan China mengunci gelar juara tunggal putri lebih cepat, lantaran Wang akan menghadapi kompatriotnya, Han Yue, di partai final.
Pada gim pertama, Wang tampil agresif sejak awal. Memimpin 11-8 di interval, unggulan kedua dunia itu menambah lima poin beruntun hingga memperlebar jarak menjadi 16-8. Yamaguchi sempat mencoba mengejar, namun jarak terlalu lebar. Wang mengamankan gim pembuka dengan skor 21-12.
Yamaguchi bangkit di gim kedua. Permainan lebih rapi dan konsisten membuatnya unggul 9-3 dan terus menjaga jarak. Meski Wang sempat menipiskan selisih poin, Yamaguchi menutup gim ini dengan kemenangan 21-12, memaksa laga berlanjut ke rubber game.
Gim ketiga berlangsung dramatis. Wang unggul 11-5 saat interval dan sempat menjauh hingga 17-7. Namun Yamaguchi menunjukkan semangat juangnya dengan mencetak sembilan poin beruntun, memperkecil ketertinggalan menjadi 16-17. Sayangnya, comeback itu terhenti saat pukulan Yamaguchi menyangkut di net pada kedudukan 16-18.
Wang akhirnya mengunci kemenangan 21-17 dan melangkah ke final menghadapi Han Yue, sekaligus memastikan dominasi penuh China di sektor tunggal putri Singapore Open tahun ini.