JAKARTA – Nasib kontras mewarnai perjalanan dua pasangan ganda putri Indonesia di babak pertama Thailand Masters 2025.
Meilysa Trias Puspitasari / Rachel Allessya Rose, yang menyandang status unggulan ketujuh, sukses menaklukkan pasangan China, Keng Shuli/Wang Fangmei, lewat laga tiga gim dengan skor 21-23, 21-13, 21-13 dalam waktu 69 menit.
Namun, kabar pahit datang dari pasangan unggulan pertama, Febriana Dwipuji Kusuma/Amalia Cahaya Pratiwi (Ana/Tiwi), unggulan pertama turnamen.
Mereka harus takluk dari pasangan Taiwan, Hsu Ya Ching/Sung Yu-Hsuan, dengan skor 21-23, 21-9, 15-21.
Meilysa/Rachel: Comeback Gemilang
Melakoni laga di Nimibutr Stadium, Bangkok, Meilysa/Rachel sempat tertekan pada gim pertama. Meski sempat unggul di awal, pasangan China memaksa mereka menyerah 21-23.
Namun, pada gim kedua, Meilysa/Rachel tampil lebih dominan. Mereka unggul sejak awal hingga menang dengan skor telak 21-13.
Kepercayaan diri yang meningkat membuat mereka menguasai gim penentuan, kembali menang 21-13 dan melaju ke babak 16 besar.
Di atas kertas, Meilysa/Rachel jauh diunggulkan dengan peringkat ke-67 dunia dibandingkan wakil China di peringkat ke-405 dunia.
Pada babak 16 besar, Meilysa/Rachel bakal menghadapi wakil Kores, Yeon Woo Lee/Yu Lim Lee, peringkat ke-91 dunia.
Ana/Tiwi: Unggulan Teratas Tersandung
Berstatus unggulan utama, Ana/Tiwi membuka gim pertama dengan permainan solid.
Sayangnya, Hsu/Sung berhasil memaksakan adu set point dan merebut kemenangan tipis 21-23.
Ana/Tiwi bangkit di gim kedua dengan kemenangan telak 21-9. Namun, gim penentuan menjadi milik pasangan Taiwan, yang terus menekan hingga memastikan kemenangan 15-21, mengakhiri perjalanan Ana/Tiwi di turnamen BWF Super 300 ini.
Padahal dari sisi peringkat dunia, wakil Taiwan jauh di bawah di posisi ke-118 dunia sedangkan Ana/Tiwi di peringkat ke-8 dunia.***