BALI – Pelatih Timnas Indonesia John Herdman memprioritaskan peningkatan kualitas fisik para pemain selama pemusatan latihan (Training Camp/TC) di Bali sebagai fondasi utama sebelum menghadapi ketatnya persaingan di Piala AFF 2026. Program tersebut menjadi langkah awal untuk membentuk skuad yang siap bersaing sepanjang turnamen Asia Tenggara yang berlangsung dengan format kandang dan tandang.
Latihan yang digelar di Bali United Training Center, Gianyar, dimanfaatkan Herdman untuk membangun kondisi kebugaran pemain setelah sebagian besar menjalani jeda kompetisi bersama klub masing-masing. Menurutnya, masa transisi tersebut menjadi momentum ideal untuk mengembalikan sekaligus meningkatkan kapasitas fisik para pemain.
“Kami ingin membangun kapasitas fisik para pemain,” ujar John Herdman dalam sesi latihan di Bali, seperti dikutip dari Antara, Jumat (11/7).
Pelatih asal Inggris itu menilai kesiapan fisik akan menjadi modal penting mengingat jadwal pertandingan Piala AFF 2026 berlangsung cukup padat. Karena itu, seluruh pemain menjalani program latihan yang telah dirancang secara bertahap agar mencapai standar yang diinginkan tim pelatih.
Selain meningkatkan kebugaran, Herdman juga menggunakan pemusatan latihan sebagai ajang evaluasi menyeluruh terhadap kemampuan para pemain. Seluruh peserta TC akan menjalani penilaian sebelum tim pelatih menentukan komposisi akhir skuad Garuda yang akan tampil di turnamen tersebut.
“Nanti kami akan membuat asesmen untuk kelompok ini dan finalisasi daftar pemain,” kata Herdman.
Seleksi Ketat Menuju Skuad Final
Pemusatan latihan di Bali saat ini diikuti 22 pemain. Namun sebelumnya Herdman telah memanggil total 50 pemain untuk mengikuti rangkaian persiapan menuju Piala AFF 2026.
Jumlah tersebut menunjukkan ketatnya persaingan memperebutkan tempat di tim utama. Tim pelatih akan menilai berbagai aspek, mulai dari kondisi fisik, kemampuan teknis, pemahaman taktik, hingga konsistensi performa selama mengikuti latihan.
Evaluasi bertahap tersebut diharapkan menghasilkan komposisi pemain yang tidak hanya memiliki kualitas individu, tetapi juga mampu menjalankan strategi permainan yang diinginkan Herdman.
Indonesia Hadapi Grup Berat
Piala AFF 2026 dijadwalkan berlangsung pada 24 Juli hingga 26 Agustus mendatang. Indonesia tergabung di Grup A bersama Vietnam, Singapura, Kamboja, dan Timor Leste.
Persaingan diprediksi berlangsung sengit mengingat Vietnam dan Singapura merupakan dua tim yang kerap menjadi pesaing kuat Indonesia di kawasan Asia Tenggara. Sementara Kamboja dan Timor Leste juga terus menunjukkan perkembangan dalam beberapa tahun terakhir.
Di Grup B, persaingan tidak kalah menarik dengan dihuni Thailand, Malaysia, Filipina, Myanmar, dan Laos.
Turnamen tahun ini tetap menggunakan format kandang dan tandang sehingga setiap tim dituntut memiliki kesiapan fisik yang prima untuk menghadapi perjalanan serta jadwal pertandingan yang padat.
Pakansari Jadi Markas Garuda
Timnas Indonesia dijadwalkan memulai perjuangannya pada 27 Juli dengan menghadapi Kamboja di Stadion Pakansari, Bogor, yang ditetapkan sebagai kandang skuad Garuda selama fase grup.
Usai laga pembuka tersebut, Indonesia akan melakoni pertandingan tandang menghadapi Timor Leste. Selanjutnya, tim Merah Putih kembali bermain di Pakansari untuk menjamu Vietnam dalam laga yang diperkirakan menjadi penentu peluang lolos ke babak berikutnya.
Perjalanan Indonesia di fase grup akan ditutup dengan pertandingan tandang melawan Singapura.
Dengan jadwal yang mengharuskan tim berpindah negara dalam waktu singkat, kesiapan fisik menjadi salah satu faktor yang diyakini akan sangat menentukan performa skuad Garuda sepanjang turnamen.
Melalui program latihan intensif di Bali, Herdman berharap seluruh pemain mampu mencapai kondisi terbaik sebelum daftar final diumumkan. Fokus pada pembangunan fisik sejak awal diyakini akan menjadi fondasi penting agar Timnas Indonesia mampu tampil kompetitif dan menjaga konsistensi permainan hingga akhir Piala AFF 2026.