JAKARTA – Jayden Adams dikenang dengan mengheningkan cipta sebelum laga perempat final Piala Dunia 2026 antara Inggris menghadapi Norwegia di Hard Rock Stadium, Miami Gardens, Minggu (12/7/2026) pagi WIB.
Penghormatan berlangsung sesaat sebelum sepak mula ketika seluruh pemain Norwegia berdiri di satu sisi lapangan, sementara skuad Inggris berada di sisi lainnya.
Layar stadion menampilkan foto Jayden Adams disertai nama dan rentang hidupnya, 2001–2026, sebelum pembawa acara mengajak seluruh penonton memberikan penghormatan.
Keheningan menyelimuti stadion sebagai bentuk penghormatan terakhir kepada gelandang Afrika Selatan yang wafat pada usia 25 tahun.
Kepergian Adams mengejutkan dunia sepak bola karena ia baru saja membela tim nasional Afrika Selatan pada ajang Piala Dunia 2026 beberapa pekan sebelumnya.
Hingga kini penyebab kematiannya belum diumumkan secara resmi kepada publik.
Laporan BBC menyebut kepolisian membuka penyelidikan setelah menemukan jasad seorang pria berusia 25 tahun di sebuah rumah di kawasan Schotsche Kloof, Cape Town, Afrika Selatan.
Pihak berwenang masih mendalami seluruh fakta untuk memastikan penyebab kematian pemain yang memperkuat Mamelodi Sundowns tersebut.
“Asosiasi Pesepak Bola Profesional Afrika Selatan (SAFPU) sangat berduka atas kepergian yang terlalu cepat gelandang Mamelodi Sundowns dan tim nasional Afrika Selatan, Jayden Adams.”
“Jayden baru saja mewakili Afrika Selatan pada Piala Dunia FIFA 2026 dengan membawa harapan bangsa melalui kebanggaan, keberanian, dan dedikasi.”
“Kepergiannya merupakan kehilangan yang tak ternilai bagi keluarga, rekan setim, klub, komunitas sepak bola, dan seluruh rakyat Afrika Selatan,” demikian dikutip dari USA TODAY Sports, Minggu.
Nilai hadiah maupun nominal uang tidak disebutkan dalam berita ini, sehingga tidak ada konversi mata uang ke rupiah yang dapat dilakukan.***