BOGOR – Pergeseran tanah melanda Kampung Curug, Desa Bojong Koneng, Kabupaten Bogor, setelah hujan deras mengguyur kawasan tersebut dalam beberapa hari terakhir. Kombinasi antara curah hujan yang tinggi dan kondisi tanah yang labil memperburuk situasi, menyebabkan pergeseran tanah yang merusak.
Hingga Rabu (5/3/2025), tercatat 109 rumah warga mengalami kerusakan. Rinciannya, 6 rumah rusak berat, 3 rumah rusak sedang, dan 5 rumah rusak ringan di RT 01 RW 09. Di RT 02 RW 09, 33 rumah rusak berat, 38 rumah rusak sedang, dan 21 rumah rusak ringan. Sementara itu, 3 rumah di RT 03 RW 07 mengalami kerusakan sedang.
“Data sementara menunjukkan ada 109 rumah yang terdampak,” kata M. Adam, Kepala Bidang Kedaruratan dan Logistik BPBD Kabupaten Bogor.
Selain itu, 43 kepala keluarga yang terdiri dari 168 jiwa terpaksa mengungsi akibat kerusakan tersebut. Sebagian besar warga mengungsi ke kontrakan sementara, sementara yang lain memilih untuk tinggal di rumah kerabat mereka. Meski sudah beberapa hari berlalu, pergeseran tanah masih terus terjadi di wilayah tersebut.