JAKARTA – Indonesia dan Qatar sepakat memperdalam kolaborasi di sektor pertahanan, industri strategis, dan teknologi melalui kunjungan tingkat tinggi Menteri Negara Urusan Pertahanan Qatar, H.E. Sheikh Saoud Al Thani.
Kunjungan tingkat tinggi tersebut menjadi momentum penting bagi kedua negara untuk memperdalam kemitraan strategis yang selama ini telah terjalin di berbagai bidang, mulai dari kebijakan pertahanan, kerja sama militer, hingga pengembangan teknologi dan industri pertahanan.
Selama berada di Indonesia, Sheikh Saoud Al Thani disambut langsung oleh Menteri Pertahanan RI Jenderal TNI (Purn.) Sjafrie Sjamsoeddin. Pertemuan kedua pejabat membahas berbagai peluang penguatan kolaborasi yang diarahkan untuk mendukung modernisasi sistem pertahanan serta memperluas kerja sama industri strategis antara kedua negara.
Kerja sama Indonesia dan Qatar dalam sektor pertahanan dalam beberapa tahun terakhir dinilai mengalami perkembangan positif. Selain intensifikasi dialog strategis, kedua negara juga memperluas kolaborasi melalui program pendidikan dan pelatihan militer, pengembangan teknologi pertahanan, hingga penguatan kapasitas industri dalam negeri.
Salah satu tonggak penting dalam kemitraan tersebut adalah kerja sama antara Republikorp dan Barzan Holdings yang ditandatangani dalam ajang Doha International Maritime Defence Exhibition & Conference (DIMDEX) 2026. Kesepakatan itu kemudian melahirkan Republik Barzan Indonesia, perusahaan patungan yang difokuskan pada pengembangan kemampuan industri pertahanan nasional.
Melalui perusahaan patungan tersebut, Indonesia dan Qatar menargetkan peningkatan kapasitas produksi sektor strategis, percepatan transfer teknologi, serta pengembangan sumber daya industri pertahanan yang lebih kompetitif di tingkat global.
Penguatan kerja sama ini juga menjadi bagian dari upaya kedua negara untuk membangun kemitraan jangka panjang yang memberikan manfaat bagi masing-masing pihak. Selain mempererat hubungan bilateral, kolaborasi tersebut diharapkan mampu mendorong inovasi industri pertahanan, memperkuat ketahanan nasional, serta mendukung terciptanya stabilitas dan keamanan di kawasan maupun dunia internasional.
Dengan semakin intensifnya hubungan pertahanan Indonesia dan Qatar, kedua negara optimistis dapat membuka peluang kerja sama yang lebih luas pada masa mendatang, termasuk dalam pengembangan teknologi strategis dan peningkatan kapasitas industri pertahanan yang berdaya saing global.
