Bagi PT Rekayasa Industri (Rekind) Group, inovasi bukan lagi sekadar pilihan. Di tengah perubahan industri yang bergerak semakin cepat, inovasi menjadi kebutuhan sekaligus kekuatan untuk menjaga daya saing, meningkatkan efisiensi, dan memastikan keberlanjutan bisnis perusahaan beserta seluruh entitas afiliasinya.
Komitmen tersebut kembali ditegaskan Direktur Utama Rekind Triyani Utaminingsih saat menghadiri Pitching & Awarding Rekinnovation 2026 di Kantor Pusat Rekind, Rabu (19/8). Menurutnya, dinamika bisnis industri Engineering, Procurement and Construction (EPC) yang semakin menantang menuntut perusahaan untuk bergerak lebih efisien, cepat, dan adaptif, sekaligus mampu menghadirkan solusi terbaik dalam setiap penugasan.
“Komitmen ini selaras dengan dinamika bisnis industri EPC yang semakin menantang. Mau tidak mau, kita dituntut untuk bergerak lebih efisien, cepat, adaptif, serta mampu memberikan solusi terbaik dalam setiap penugasan pekerjaan yang diberikan,” tegas wanita yang akrab disapa Yani tersebut.
Mengusung tema “Ambidextrous Innovation”, Rekinnovation 2026 dinilai sangat relevan dengan perjalanan transformasi bisnis yang tengah dijalankan Rekind Group. Konsep tersebut mendorong perusahaan untuk mampu melakukan dua hal secara bersamaan: memperkuat dan mengoptimalkan bisnis yang telah dimiliki, sekaligus membuka ruang bagi lahirnya gagasan dan peluang baru.
“Sederhananya, kita dituntut untuk selalu berbenah, memperbaiki dan mengoptimalkan apa yang sudah dimiliki hari ini, sekaligus berani mencari dan mencoba cara-cara baru untuk masa depan. Perusahaan menuntut kita bekerja lebih efisien, tetapi bukan berarti kita boleh berhenti berinovasi. Kita perlu memperkuat bisnis yang ada, sekaligus berani membuka peluang baru,” tandas Yani.
Rekinnovation merupakan ajang kompetisi inovasi tahunan Rekind Group yang memberikan ruang bagi insan perusahaan untuk menghadirkan gagasan dan solusi di berbagai bidang. Mulai dari teknologi, prosedur kerja, manajemen, model bisnis baru, hingga pengembangan produktivitas kerja.
Perjalanan Rekinnovation 2026 pun menunjukkan antusiasme yang terus tumbuh. Berawal dari 33 ide pada tahap awal Maret 2026, jumlahnya berkembang menjadi 38 proposal inovasi yang melibatkan anak dan cucu perusahaan. Setelah melalui berbagai tahapan penilaian, terpilih 10 finalis terbaik, masing-masing terdiri atas lima pemenang jalur Rekind dan jalur anak perusahaan.
Dari jalur Rekind, REKA DSS ENGINE berhasil meraih Juara I melalui inovasi EPC Decision Support System Engine sebagai perangkat pendukung keputusan Go/No Go proposal maupun proyek. Inovasi tersebut dirancang untuk membantu perusahaan mengubah situasi yang kompleks menjadi analisis yang lebih terstruktur. Dengan dukungan data yang objektif, proses pengambilan keputusan strategis diharapkan dapat dilakukan secara lebih cepat, tepat, dan terukur.
Posisi Juara II diraih tim yang mengusung inovasi Peningkatan Efektivitas, Efisiensi, dan Penyelarasan Kinerja Keuangan Proyek melalui FRM. Sementara itu, Juara III ditempati tim dengan inovasi Optimalisasi Pemantauan Kinerja Subkontraktor melalui Early Warning System (SIGAP).
Tidak kalah membanggakan, dari kelompok anak perusahaan, Tim Rekayasa Engineering (RE) berhasil meraih Juara I melalui inovasi RE-KIS (Rekayasa Engineering Knowledge Intelligence System). Juara II diraih Tim Pupuk Indonesia Utilitas melalui inovasi Dashboard Eksekutif: Monitoring Kinerja Operasi & Maintenance Pembangkit untuk PI Utilitas. Sedangkan Tim Recare menduduki posisi Juara III dengan inovasi Idle to Billable: Strategi Utilisasi Manpower Idle Rekind Group.
“Ini membuktikan, inovasi di Rekind Group bukan sekadar wacana, tetapi sudah menjadi bagian dari semangat kita untuk terus berkembang,” ujar SVP Kompartemen Transformasi Bisnis Rekind sekaligus Ketua Rekinnovation 2026, Muhammad Islahudin.
Menurutnya, penyelenggaraan inovasi tahun ini menjadi momentum penting untuk memperluas partisipasi dan memperkuat sinergi inovasi di seluruh ekosistem Rekind Group. Keterlibatan anak dan cucu perusahaan menjadi wujud nyata bahwa inovasi tidak lagi berjalan sendiri-sendiri. Setiap entitas memiliki ruang untuk menyumbangkan gagasan, pengalaman, dan solusi yang dapat memberikan nilai tambah bagi perusahaan.
“Hasilnya sungguh membanggakan. Terkumpul 38 proposal yang masuk pada fase ini. Hal tersebut mencerminkan tingginya minat dan kesiapan seluruh entitas untuk berkontribusi dalam agenda transformasi bisnis Rekind,” ujar Islahudin.
Semangat tersebut semakin terasa melalui People Choice Award, kategori yang secara langsung melibatkan seluruh insan Rekind Group. Penghargaan ini diberikan kepada tim finalis yang memperoleh dukungan suara terbanyak melalui platform Rekinnovation.Rekayasa.co.id selama 6–18 Agustus 2026.Tim Rekayasa Engineering dengan inovasi RE-KIS kembali mencatatkan prestasi dengan meraih People Choice Award.
Pada akhirnya, Rekinnovation 2026 bukan sekadar panggung untuk memilih siapa yang terbaik. Lebih dari itu, ajang ini menjadi ruang untuk membuktikan bahwa setiap gagasan memiliki arti ketika diberi kesempatan untuk tumbuh. Ditinjau lewat ruang kerja, pengalaman sehari-hari, dan keberanian melihat persoalan dengan cara berbeda, inovasi dapat menjadi langkah kecil yang membawa perubahan besar bagi Rekind Group di masa depan.