JAKARTA — Menjelang usia emasnya, festival jazz legendaris Jazz Goes To Campus (JGTC) menghadirkan inovasi baru melalui program bertajuk “The City Series”. Konsep ini menggabungkan diskusi dan pertunjukan musik dalam satu rangkaian acara yang akan digelar di Taman Ismail Marzuki pada 25 April 2026.
Kegiatan tersebut akan berlangsung di Teater Besar mulai pukul 18.30 WIB. Acara diawali dengan sesi talkshow selama satu jam sebelum dilanjutkan dengan konser utama yang menghadirkan sejumlah musisi dan penata musik papan atas Indonesia.
Melalui format baru ini, JGTC berupaya menghadirkan pengalaman berbeda bagi penikmat jazz. Musik tidak hanya disajikan sebagai hiburan, tetapi juga sebagai medium dialog lintas generasi yang relevan dengan dinamika kehidupan perkotaan. Penyelenggara merancang konsep ini agar audiens tidak sekadar menikmati pertunjukan, melainkan juga memahami perkembangan dan konteks musik jazz di Indonesia.
Sesi talkshow akan mengangkat tema “Pencapaian Menjelang 50 Tahun JGTC serta Harapan ke Depan”. Diskusi tersebut menghadirkan sejumlah tokoh lintas generasi seperti Rano Karno, Candra Darusman, Chico Hindarto, Sri Harnurga, dan Agus S. Basuni, serta dipandu oleh Kepra Prasetyo. Dalam forum ini, para narasumber akan membahas perjalanan panjang JGTC sejak awal berdiri hingga mendekati usia 50 tahun, termasuk dinamika, tantangan, dan skeptisisme terhadap musik jazz di Tanah Air.
Selain itu, diskusi juga menyoroti proses asimilasi jazz dengan identitas lokal, termasuk pengaruh budaya Betawi, serta peran musik jazz dalam membentuk ekosistem kreatif dan perkembangan kota. Tema tersebut sekaligus menjadi bagian dari momentum menyambut 50 tahun Jazz Goes To Campus pada 2027 dan peringatan 500 tahun Kota Jakarta.
Usai sesi diskusi, acara akan berlanjut ke konser utama yang menampilkan kolaborasi sejumlah arranger ternama, antara lain Erwin Gutawa, Tohpati, Ari Renaldi, dan Adra Karim. Mereka akan tampil bersama Bandung Jazz Orchestra dalam format big band, yang juga melibatkan kolaborasi vokal dari Alonzo dan Rose Maryjane.
Pertunjukan ini dikemas dengan pendekatan modern melalui visual artistik yang kontemporer serta aransemen musik lintas genre. Meski mengusung format big band yang megah, penyelenggara tetap menghadirkan suasana intim dan interaktif bagi penonton.
Melalui “The City Series”, Jazz Goes To Campus berupaya memperluas jangkauan audiens, khususnya generasi muda di kawasan urban. Program ini sekaligus menegaskan posisi JGTC sebagai festival jazz yang terus berkembang dan beradaptasi tanpa meninggalkan akar artistiknya.
“Dengan memadukan edukasi, refleksi, dan pertunjukan, Jazz Goes To Campus ingin menghadirkan jazz sebagai bagian dari denyut kehidupan kota—bukan hanya untuk dinikmati, tetapi juga untuk dipahami dan dirayakan bersama,” demikian semangat yang diusung dalam program tersebut.
Adapun acara Jazz Goes To Campus – The City Series akan digelar pada 25 April 2026 pukul 18.30 WIB hingga selesai di Teater Besar, Taman Ismail Marzuki, Jakarta.