Bintang muda Italia, Andrea Kimi Antonelli, berada di ambang penobatan sejarah besar Formula 1 pada seri berikutnya di GP Mexico City. Pembalap Mercedes berusia 20 tahun tersebut hampir saja mengunci takhta juara dunia saat tampil dominan di GP Amerika Serikat hari Minggu lalu, namun perayaan gelarnya harus sedikit tertunda.
Kemenangan kesembilan Antonelli musim ini membuatnya unggul 123 poin dari rekan setimnya, George Russell, yang hanya sanggup finis di posisi kedelapan. Dengan sisa lima seri yang menyajikan maksimal 125 poin, keunggulan telak ini secara realistis membuat posisi Antonelli tak terkejar lagi.
Jika berhasil menuntaskan misinya di Autodromo Hermanos Rodriguez pekan depan, Antonelli tidak hanya akan meraih mahkota juara dunia perdananya, tetapi juga mencatatkan rekor sebagai juara dunia F1 termuda sepanjang sejarah.
Syarat Mudah Antonelli untuk Mengunci Gelar di Meksiko
Untuk memastikan trofi juara dunia F1 2026 jatuh ke tangannya di GP Mexico City, kalkulasinya terbilang sangat sederhana. Antonelli hanya perlu menjaga agar jarak poinnya tidak tergerus lebih dari 23 poin oleh George Russell dan 24 poin oleh pembalap Ferrari, Lewis Hamilton.
Dengan kata lain, Antonelli cukup mengumpulkan 2 poin saja:
-
Finis di posisi ke-9 sudah cukup baginya untuk menyegel gelar juara, bahkan jika George Russell keluar sebagai pemenang balapan.
-
Finis di posisi ke-10 juga tetap menjadikannya juara dunia jika Lewis Hamilton yang memenangi balapan.
-
Antonelli bahkan dipastikan otomatis menjadi juara dunia tanpa memedulikan hasil finisnya, asalkan Russell maupun Hamilton gagal menjuarai GP Meksiko.
Jika skenario ini berjalan mulus, Antonelli akan membungkus gelar juara dunia musim 2026 saat kompetisi masih menyisakan empat balapan lagi.
Peta Persaingan: Verstappen Gugur, Perebutan Runner-Up Memanas
Secara matematis, sebelum GP Meksiko digelar, hanya tersisa tiga pembalap yang secara teoretis belum gugur. Namun, di luar keajaiban yang hampir mustahil, gelar juara dunia Antonelli pada dasarnya sudah terkunci.
Kemenangan Antonelli di Circuit of the Americas (COTA) secara resmi menyegel nasib Max Verstappen, yang kini sudah tak mungkin lagi mengejar takhta.
Sementara perburuan gelar juara hampir pasti usai, perhatian publik F1 kini beralih pada duel sengit memperebutkan peringkat kedua klasemen pembalap (runner-up). Persaingan di papan atas ini berlangsung sangat ketat, di mana hanya selisih sembilan poin yang memisahkan George Russell di posisi kedua hingga Charles Leclerc di urutan kelima.