JAKARTA โ Pertahanan Juventus masih menunjukkan banyak celah saat menjalani masa persiapan musim baru.
Keberadaan Bremer belum cukup menambal rapuhnya lini belakang, sementara nama-nama lain seperti Kalulu, Kelly, Djalรฒ, hingga Rugani belum tampil meyakinkan.
Pihak klub tampak enggan buru-buru di bursa transfer dan menanti momen strategis akhir musim.
Seperti diwartakan Gazzetta yang dikutip Garuda Tv, Minggu (3/8/2025), dalam laga uji coba melawan Reggiana, Sabtu, Juventus belum menunjukkan stabilitas di sektor bek.
Laga tersebut berakhir imbang 2-2. Meski Bremer telah kembali bermain setelah hampir setahun absen akibat cedera lutut, performanya belum bisa diandalkan sepenuhnya.
Ia masih dalam tahap pemulihan, sama seperti Cabal yang baru bergabung dalam program rehabilitasi bersama pelatih di Herzogenaurach.
Secara umum, performa seluruh lini belakang masih jauh dari kata solid.
Kelly dan Kalulu, dua bek yang diturunkan sejak awal, terlihat belum siap secara fisik dan kerap kalah dalam duel dengan pemain Reggiana.
Kekakuan pergerakan mereka membuat serangan lawan mudah masuk dan menghasilkan kebobolan.
Bremer sempat mencuri perhatian lewat tekel keras, namun aksinya nyaris berbuah kartu dalam laga resmi.
Di babak kedua, Rugani dan Djalรฒ masuk menggantikan, namun performa mereka pun belum memberi jaminan bagi pelatih Igor Tudor.
Tudor sempat merekomendasikan Balerdi dari Marseille, namun negosiasi mentok karena klub Prancis itu tidak membuka peluang.
Hingga kini, Juventus hanya mempertimbangkan satu nama baru: Julian Chabot, bek asal Jerman yang pernah bermain untuk Spezia dan Sampdoria.
Namun, ketertarikan itu juga belum sampai tahap konkret karena manajemen memilih mengamati perkembangan internal lebih dahulu sembari menunggu kesempatan harga miring dari pasar transfer.
Sementara itu, opsi bertahan bagi Rugani atau Djalรฒ masih terbuka jika mereka mampu menunjukkan perkembangan dalam beberapa pekan ke depan.
Juventus tampaknya memilih strategi konservatif, lebih fokus memulihkan pemain yang sudah ada daripada agresif membeli.
Namun jika performa tak kunjung membaik, mendatangkan bek baru mungkin tak terhindarkan.
โKita belum masuk situasi darurat, tapi perlu sangat waspada dalam mengelola pertahanan,โ ungkap seorang sumber internal Juventus yang enggan disebutkan namanya.***