JAKARTA – Lecce bersiap menghadapi ujian berat saat menjamu AS Roma pada pekan kedua Serie A 2026/2027, Senin (31/8/2026) pukul 23.30 WIB.
Duel Lecce vs Roma dijadwalkan berlangsung di Stadion Via del Mare dengan kedua tim membawa modal positif dari pertandingan pembuka.
Lecce mengawali kompetisi dengan kemenangan tandang 2-0 atas Venezia yang menjadi bekal penting sebelum menghadapi Roma.
Sementara itu, AS Roma datang dengan kepercayaan diri tinggi setelah menghancurkan Fiorentina 4-0 pada laga perdana Serie A musim ini.
Pelatih Lecce Eusebio Di Francesco menyadari kualitas Roma dapat menjadi persoalan serius bagi timnya di pertandingan nanti.
Perhatian khusus Di Francesco tertuju kepada Paulo Dybala dan Donyell Malen yang dinilai memiliki kemampuan menentukan jalannya pertandingan.
“Roma adalah tim yang sangat baik,” ujarnya pada konferensi pers menjelang pertandingan.
“Namun, mereka akan menghadapi Lecce yang ingin tampil baik di hadapan publiknya.”
Menurut Di Francesco, Roma sudah memperlihatkan kekuatan mereka sejak pertandingan pertama musim ini.
Ia juga menilai Dybala berada dalam kondisi prima, sementara Malen menjadi ancaman besar setelah mencetak tiga gol ke gawang Fiorentina.
Hat-trick Malen membuat lini belakang Lecce harus bekerja ekstra untuk membatasi ruang gerak penyerang asal Belanda tersebut.
Di kubu lawan, pelatih Roma Gian Piero Gasperini meminta anak asuhnya tidak sekadar memburu tiga poin di markas Lecce.
Gasperini menekankan pentingnya menjaga standar permainan agar performa Roma tetap konsisten sepanjang pertandingan.
“Kami harus sangat bagus dalam memberikan kontinuitas pada penampilan,” ujarnya.
“Ini karena saya berbicara tentang penampilan sebelum hasil.”
Gasperini juga mengingatkan skuadnya bahwa Lecce memiliki keuntungan besar karena bermain di depan pendukung sendiri.
Menurutnya, pertandingan Serie A selalu menghadirkan tantangan dan Lecce memiliki momentum setelah meraih kemenangan pada laga pembuka.
Secara historis, Roma memiliki rekor cukup kuat ketika bertandang ke markas Lecce dalam kompetisi resmi.
Dari 21 pertemuan kompetitif di kandang Lecce, Roma mencatat 11 kemenangan, sembilan hasil imbang, dan hanya sekali mengalami kekalahan.
Roma juga membawa catatan impresif setelah melewati delapan pertandingan Serie A terakhir tanpa kekalahan.
Dalam periode tersebut, I Giallorossi mengoleksi tujuh kemenangan dan satu hasil imbang yang memperlihatkan konsistensi performa mereka.
Malen menjadi salah satu pemain Roma yang paling mendapat perhatian setelah tampil gemilang dengan tiga gol dalam kemenangan atas Fiorentina.
Pertandingan Lecce vs Roma pun berpotensi berlangsung sengit karena kedua tim sama-sama mengawali musim dengan hasil positif.
Lecce akan mengandalkan atmosfer Via del Mare, sedangkan Roma berusaha mempertahankan tren kemenangan sekaligus memperpanjang catatan tak terkalahkan.
Prediksi susunan pemain
Lecce (4-3-3): Wladimiro Falcone; Kialonda Gaspar, Tiago Gabriel, Federico Baschirotto, Gallo; Balthazar Pierret, Lassana Coulibaly, Medon Berisha; Ylber Ramadani, Willem Geubbels, Tete Morente.
AS Roma (3-4-2-1): Mile Svilar; Gianluca Mancini, Evan Ndicka, Mario Hermoso; Emanuele Lulli, Manu Koné, Bryan Cristante, Wesley; Paulo Dybala, Rodrigo Mora; Donyell Malen.***