JAKARTA – Manchester United bersiap melakukan gebrakan besar di lini tengah dengan mengincar dua pemain sekaligus dalam paket transfer bernilai sekitar €150 juta atau setara Rp2,6 triliun.
Langkah agresif ini muncul setelah Michael Carrick resmi ditunjuk sebagai manajer permanen usai sukses mengantar tim kembali ke Liga Champions.
Perombakan lini tengah menjadi prioritas menyusul kepergian Casemiro secara gratis ke Inter Miami serta potensi penjualan Manuel Ugarte dalam waktu dekat.
Nama gelandang Atalanta, Ederson, menjadi target pertama yang hampir mencapai tahap akhir negosiasi dengan Manchester United.
Sejumlah laporan menyebut pemain asal Brasil itu telah menyepakati kontrak berdurasi lima tahun dengan klub asal Old Trafford.
Jurnalis Fabrizio Romano menegaskan bahwa masa depan Ederson akan segera ditentukan dalam beberapa hari ke depan.
Sementara itu, kesepakatan transfer Ederson disebut berada di kisaran €50 juta atau sekitar Rp870 miliar.
Di sisi lain, Manchester United juga mengalihkan fokus ke gelandang Newcastle United, Sandro Tonali, setelah peluang merekrut Elliot Anderson dinilai terlalu mahal.
Nottingham Forest dilaporkan mematok harga Anderson hingga £125 juta atau sekitar Rp2,6 triliun, angka yang dianggap tidak realistis.
Selain itu, Manchester City juga disebut berada di posisi terdepan dalam perburuan Anderson.
Jurnalis Italia Gianluca Di Marzio mengungkapkan bahwa Tonali merupakan target utama pilihan Michael Carrick secara pribadi.
Ia menyebut, “Manchester United telah memutuskan untuk fokus pada Tonali, dan peluang transfer ini cukup besar untuk terealisasi,” dilansir dari TEAMTalk, Sabtu (23/5/2026)
Tonali disebut memiliki kesepakatan informal dengan Newcastle yang membuka peluang hengkang jika klub gagal lolos ke Liga Champions.
Nilai transfer gelandang timnas Italia itu diperkirakan mencapai €100 juta atau sekitar Rp1,74 triliun.
Namun, opsi lain berupa €75-80 juta atau sekitar Rp1,3–1,4 triliun ditambah bonus juga masih memungkinkan dalam negosiasi.
Jika kedua transfer ini berhasil, Manchester United diproyeksikan mengeluarkan total dana mendekati €150 juta atau sekitar Rp2,6 triliun untuk memperkuat lini tengah.
Strategi ini menunjukkan arah baru klub di bawah Carrick yang ingin membangun ulang keseimbangan tim dengan kombinasi energi, kreativitas, dan kontrol permainan.***



