JAKARTA – Oklahoma City Thunder menunjukkan mental juara dengan membalikkan keadaan secara impresif untuk mengalahkan San Antonio Spurs dalam Game 3 Final Wilayah Barat yang berlangsung sengit dan penuh dinamika pada Sabtu (23/5/2026) pagi WIB.
Laga sempat berjalan buruk bagi Thunder yang langsung tertinggal 0-15 akibat kombinasi pertahanan rapuh dan eksekusi serangan yang tidak efektif di awal pertandingan.
San Antonio Spurs tampil dominan sejak tip-off dengan akurasi tembakan tinggi, sementara Oklahoma City gagal memanfaatkan peluang dengan catatan 0 dari 6 percobaan awal.
Momentum mulai berubah ketika unit pemain cadangan Thunder mengambil alih kendali permainan dan memperkecil ketertinggalan secara bertahap.
Jaylin Williams menjadi motor kebangkitan dengan kontribusi rebound agresif serta dua tembakan tiga angka beruntun yang memangkas defisit menjadi hanya lima poin.
“Energi dari bangku cadangan benar-benar mengubah arah permainan malam ini,” tulis salah satu pengguna media sosial yang menyoroti performa Williams dilansir Sport Illustrated, Sabtu (23/5/2026).
Memasuki kuarter kedua, Thunder semakin menemukan ritme permainan melalui kombinasi pertahanan solid dan transisi cepat yang efektif.
Jared McCain tampil sebagai pembeda dengan agresivitas ofensif yang konsisten, termasuk tembakan step-back yang sukses melewati penjagaan Victor Wembanyama.
Penampilan McCain menjadi sorotan karena kemampuannya memberikan dorongan instan dari bangku cadangan di momen krusial.
“McCain bermain tanpa rasa takut, itu yang membuatnya spesial di playoff ini,” komentar analis NBA di platform X.
Memasuki paruh kedua pertandingan, duel semakin intens dengan kedua tim terlibat dalam banyak pelanggaran yang berujung pada free throw.
San Antonio sempat mendekat lewat akurasi lemparan bebas Stephon Castle yang beberapa kali menipiskan jarak skor.
Secara keseluruhan, kedua tim mencatat total 55 free throw hingga akhir kuarter ketiga yang menunjukkan tingginya tensi pertandingan.
Namun, Thunder kembali menjauh di kuarter keempat melalui momen krusial yang diciptakan Jaylin Williams lewat aksi four-point play yang mematahkan momentum Spurs.
Williams tampil nyaris sempurna dengan akurasi 100 persen dari garis tiga angka dan menjadi faktor penentu kemenangan OKC.
Keunggulan dua digit yang diraih Thunder di kuarter akhir memastikan mereka mengamankan kemenangan sekaligus merebut kembali keunggulan kandang.
Performa bangku cadangan Oklahoma City menjadi pembeda paling mencolok dibandingkan Spurs yang minim kontribusi dari pemain pelapis.
Shai Gilgeous-Alexander tetap menunjukkan kelasnya sebagai pemimpin tim dengan mencetak 26 poin dan mencatatkan 12 assist hanya dengan dua turnover.
Spurs mencoba meredam SGA dengan pertahanan agresif, namun ia mampu merespons dengan distribusi bola cerdas yang membuka peluang bagi rekan setimnya.
Kemenangan ini memicu reaksi luas di media sosial yang menyoroti mentalitas Thunder dan kedalaman skuad mereka sebagai kunci sukses di playoff.
“Ini bukan sekadar comeback, ini pernyataan bahwa OKC siap melangkah lebih jauh,” tulis seorang pengamat basket di media sosial.***



