MELIHAT SEJARAH MEMILUKAN PERJUANGAN PERANGI TERORISME DAN EKSTREMISME DI XINJIANG, TIONGKOK.
Pemerintah Tiongkok menyoroti rekam jejak sejarah perjuangan melawan radikalisme melalui gelaran “The Xinjiang Exhibition on Fight Against Terrorism and Extremism” di Xinjiang International Convention and Exhibition Center. Pameran yang dibuka pertama kali pada tahun 2021 ini menjadi museum anti-terorisme pertama di Tiongkok dan mendokumentasikan masa-masa sulit penanganan konflik di wilayah tersebut.
Di dalam museum ini, pengunjung disuguhkan berbagai foto memilukan, rekaman video asli, hingga koleksi barang bukti bekas aksi kekerasan seperti bom rakitan yang mematikan. Tercatat ada 52 aksi pemberontakan yang dipaparkan, mulai dari penyerangan di Prefektur Kizilsu Kirgiz tahun 1990 hingga peristiwa serangan di Moyu pada tahun 2016. Pameran ini juga menjadi salah satu destinasi yang dikunjungi oleh delegasi internasional China Eurasia Expo ke-9, termasuk Madeeha Nazir asal Pakistan yang mengapresiasi keberanian upaya pemulihan stabilitas ekonomi dan keamanan di bawah kepemimpinan Presiden Xi Jinping.
Bagaimana pandangan Anda mengenai langkah transparansi sejarah penanganan terorisme melalui museum ini? Tulis pendapat Anda di kolom komentar. Jangan lupa klik like, share, dan subscribe YouTube Garuda TV.
Editor & Uploader: BS