JAKARTA – Liverpool mulai dikaitkan dengan rencana mencari penerus Virgil van Dijk, dan nama bek Tottenham Hotspur, Micky van de Ven, muncul dalam radar mereka.
Laporan terbaru menyebut Liverpool bersama Manchester United sedang memantau perkembangan bek tengah asal Belanda tersebut untuk kebutuhan jangka panjang.
Namun, Tottenham berada dalam posisi kuat karena baru mengikat Van de Ven dengan kontrak baru yang membuatnya bertahan hingga 2031.
Tottenham mengumumkan perpanjangan kontrak Van de Ven pada Agustus 2026 setelah sang pemain tampil 96 kali dalam berbagai kompetisi bersama klub.
Bek berusia 25 tahun itu bergabung dari VfL Wolfsburg pada 2023 dan berkembang menjadi salah satu pemain penting di lini belakang Tottenham.
Kecepatan, kemampuan bertahan di ruang terbuka, serta posisinya sebagai bek kiri dinilai membuat Van de Ven sesuai dengan kebutuhan pertahanan Liverpool.
Menurut laporan CaughtOffside, Liverpool dan Manchester United sama-sama terus mengamati situasi Van de Ven.
“Liverpool dan Manchester United sama-sama terus memantau Micky van de Ven, tetapi posisi kontraktual Tottenham yang kuat membuat kesepakatan apa pun akan sulit dan mahal,” dikutip TEAMTalk, Minggu (27/9/2026).
Laporan tersebut juga menyebut ketertarikan Liverpool dinilai sangat serius karena klub mulai memikirkan era setelah Virgil van Dijk.
“The Reds sudah merencanakan kehidupan setelah Virgil van Dijk, yang menit bermainnya dikelola lebih hati-hati musim ini, dan Van de Ven sesuai dengan profil calon penerus jangka panjang.”
Van Dijk kini berusia 35 tahun dan kontraknya di Liverpool dilaporkan akan berakhir pada penghujung musim ini.
Kondisi tersebut membuat Liverpool perlu menyiapkan regenerasi lini belakang meski Van Dijk masih menjadi bagian penting dari pertahanan tim.
Van de Ven menjadi kandidat menarik karena memiliki pengalaman Premier League dan karakter permainan yang mendukung kebutuhan bek modern.
Tottenham sendiri baru memperpanjang kontraknya pada Agustus lalu, sehingga klub London Utara itu memiliki kendali kuat dalam negosiasi.
Menurut laporan yang beredar, Tottenham dapat memasang valuasi sekitar £80 juta hingga £90 juta untuk sang bek.
Dengan kurs sekitar Rp23.690,5 per pound, angka tersebut setara sekitar Rp1,90 triliun hingga Rp2,13 triliun.
Nilai tersebut membuat transfer Van de Ven berpotensi masuk jajaran pembelian bek termahal jika Liverpool benar-benar merealisasikan kesepakatan.
Meski demikian, sejauh ini belum ada informasi bahwa Liverpool telah mengajukan tawaran resmi kepada Tottenham untuk mendapatkan Van de Ven.
Situasinya masih berada pada tahap pemantauan dan penjajakan, sementara kontrak panjang pemain membuat Tottenham memiliki posisi tawar yang sangat kuat.
Van de Ven sendiri sebelumnya menegaskan kecintaannya terhadap Tottenham setelah menandatangani kontrak baru bersama klub tersebut.
“Saya selalu mencintai Spurs sejak hari pertama datang ke sini, saya mencintai klub, para penggemar dan stadion ini.”
“Saya melihat arah yang ingin dituju klub dan saya sangat bersemangat dengan masa depan itu, sehingga saya ingin menjadi bagian darinya.”
Dengan kontrak hingga 2031, Liverpool kemungkinan harus menyiapkan investasi besar jika ingin membawa Van de Ven ke Anfield.
Persaingan dengan Manchester United juga dapat membuat perburuan bek asal Belanda itu semakin menarik menjelang bursa transfer mendatang.
Untuk saat ini, Van de Ven tetap menjadi pemain Tottenham, sedangkan Liverpool baru dikaitkan dengan pemantauan terhadap situasi sang bek.***