Akhir pekan yang awalnya tampak menjanjikan bagi Francesco โPeccoโ Bagnaia berakhir dengan rasa frustrasi yang mendalam. Memulai balapan dari posisi terdepan (pole position), andalan Ducati Lenovo ini harus rela menelan pil pahit setelah tersungkur saat balapan MotoGP Prancis menyisakan 11 putaran lagi.
Aksi Heroik yang Berakhir Tragis
Pecco sebenarnya menunjukkan mental juara sejak awal. Meski sempat merosot ke posisi kelima pada putaran pembuka, ia perlahan bangkit dan merangsek hingga ke posisi kedua tepat di belakang pemimpin balapan, Marco Bezzecchi. Dengan modal posisi kedua di sesi Sprint Sabtu lalu, podium Minggu seolah sudah berada di depan mata.
Namun, bencana datang di lap ke-16. Saat tengah berupaya menjaga ritme balapannya di tikungan pertama, ban depan motornya kehilangan cengkeraman, membuat Pecco meluncur ke arah gravel.
Klaim Bukan Kesalahan Manusia
Usai balapan, pembalap asal Italia ini mengungkapkan bahwa ada masalah teknis yang terus memburuk selama balapan berlangsung. Pecco menegaskan bahwa kecelakaan tersebut bukanlah kesalahan dirinya sebagai pembalap (human error).
โKami sudah bekerja dengan sangat baik akhir pekan ini. Sayangnya, ada masalah kecil yang muncul, dan lap demi lap saya kehilangan rasa percaya diri pada bagian depan motor. Ini bisa terjadi, dan tim sedang bekerja keras untuk mengatasinya,โ ujar Pecco kepada Sky Italia.
Masalah Berulang Sejak Seri Spanyol
Yang mengejutkan, Pecco mengisyaratkan bahwa kendala teknis ini mirip dengan apa yang ia alami di seri sebelumnya. โHilangnya kepercayaan diri pada ban depan ini terjadi dalam tujuh lap terakhir sebelum jatuh. Ini masalah yang sama seperti terakhir kali (di GP Spanyol). Tapi kami tahu persis mengapa saya jatuh, dan itu sangat membantu kami untuk bangkit,โ tambahnya.
Meski gagal mendulang poin (DNF), Pecco tetap optimistis menyambut seri berikutnya di Catalunya. Ia berharap timnya bisa segera memberikan solusi agar motor Ducati-nya bisa kembali setara atau bahkan melampaui kecepatan motor Aprilia yang saat ini tengah mendominasi.
Absennya rekan setimnya, Marc Marquezโyang tengah menjalani operasi di Madridโmembuat Pecco menjadi satu-satunya tumpuan tim pabrikan Ducati di Le Mans. Kini, ia harus fokus penuh untuk memangkas ketertinggalan di klasemen sementara pada balapan pekan depan.



